Aksi mogok kerja yang dilakukan karyawan PT.RWP beberapa waktu lalu. (RB/RLS)

Sabtu, 20 Mei 2017 - 00:15 WIB 4230000

Pesangon Tak Sesuai, Perselisihan Karyawan dengan Perusahaan PT. RWP Berlanjut

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Perselisihan Hubungan Industrial antara Mantan Karyawan Joint Operating (JO) PT Rekind Worley Parsons (RWP) sampai saat ini masih terus berlanjut. Meskipun tahap Bipartit telah dilakukan, akan tetapi mediasi antara Perusahaan dan Mantan Karyawan belum menjumpai titik terang. Dalam mediasi Perusahaan RWP telah menyetujui untuk membayarkan pesangon 318 mantan karyawan tersebut, namun jumlah yang ditawarkan dinilai sangat rendah.

"Perusahaan memang mempunyai itikad baik untuk mau bernegoisasi terkait perkara tersebut, akan tetapi tawaran perusahaan sangat rendah sekali. Yakni buruh yang bekerja di atas 3 tahun akan diberikan kompensasi 2 kali gaji dan ditambah dengan penghargaan 15 persen dari total kompensasi. Sedangkan yang tak sampai 3 tahun, hanya diberikan 5 juta dengan sistem pukul rata," ujar Direkur LBH Pekanbaru, Aditia Bagus Santoso.

LBH Pekanbaru terus berupaya melakukan negosiasi untuk mencari jalan tengah yang menguntungkan kedua belah pihak. Namun Aditia menegaskan bahwa LBH Pekanbaru akan menuntut kewajiban yang harus ditunaikan perusahaan pada pekerja sesuai dengan peraturan yang sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan.

Ketidakjelasan negoisasi dengan PT RWP dan rendahnya tawaran yang diberikan oleh perusahaan mengakibatkan adannya aksi mogok kerja yang dilakukan oleh karyawan PT RWP. Dalam hal ini karyawan meminta agar perusahaan memberikan hak mereka sesuai dengan Peraturan yang berlaku.

"Hak-hak kami dalam hal penerimaan pesangon, penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak merupakan kewajiban perusahaan yang disebutkan di dalam undang- undang tenaga kerja" ujar Zulhamidi, salah seorang karyawan yang ikut dalam aksi mogok kerja tersebut pada Kamis, 18 Mei 2017 lalu.

Melihat aksi mogok kerja yang dilakukan oleh perusahaan, Aditia menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan aksi ratusan karyawan yang tidak terima dengan kompensasi yang tawarkan oleh perusahaan. Aksi menyampaikan pendapat dengan mogok kerja ini juga dilindungi oleh undang-undang.

Aditia mengkhawatirkan jika perusahaan tidak memberikan hak karyawannya, maka aksi mogok kerja akan terus berlanjut "kita meminta agar perusahaan memberikan hak hak karyawan PT RWP sesuai dengan ketentuan, bukan sesuai dengan kesewenangan perusahaan" tutup Aditia. (RB/RLS)






Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Shinta Sharlindra

Berita Terkini

Kemenkeu Terkesan PHP DPRD Siak

Rabu, 17 Mei 2017 - 13:19 WIB

Harga CPO Astra Agro Lestari Turun

Rabu, 17 Mei 2017 - 11:04 WIB

Bukan Uang, ini 5 Kunci Utama Jika Ingin Sukses!

Rabu, 17 Mei 2017 - 10:37 WIB

Harga Beras di Dumai Masih Normal

Selasa, 16 Mei 2017 - 22:15 WIB

Pasar Liar di Siak Berpotensi Kurangi PAD

Selasa, 16 Mei 2017 - 11:07 WIB

Kabar Baik, Harga Minyak Dunia Naik

Senin, 15 Mei 2017 - 12:17 WIB

Bank Riau Kepri Mulai Antisipasi Virus WannaCry

Senin, 15 Mei 2017 - 11:18 WIB

Mantap! Indonesia Mulai Ekspor Gurita ke Jepang

Senin, 15 Mei 2017 - 08:54 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia