Petugas pemadam kebakaran, memadamkan api yang membakar Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (12/11) dini hari. Seluruh bangunan Markas Kepolisian Resor Dharmasraya ludes terbakar setelah dibakar oleh dua orang tidak dikenal pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, dan kedua tersangka akhirnya ditembak mati petugas karena melakukan perlawanan. ANTARA FOTO/Eko Pangestu/Ief/aww/17.(Eko Pangestu)

Senin, 13 November 2017 - 15:19 WIB 2250000

Ternyata Pelaku Pembakar Mapolres Dharmasraya Anak Polisi

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Hasil penyelidikan mengungkap fakta mengejutkan, ternyata salah satu pelaku pembakaran Mapolres Dharmasraya berinisial EFA merupakan anak dari Iptu MN, Kanit Reskrim Polsek Plepat, Muaro Bungo, Jambi.

Atas perbuatan anaknya, MN meminta maaf kepada Polri.

"Iptu MN selaku orangtua dan mewakili pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf secara umum kepada kepolisian, khususnya kepada seluruh personel Polres Dharmasraya atas perbuatan anaknya yang telah membakar Polres Dharmasraya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rikwanto melalui keterangan tertulis, Senin (13/11/2017).

EFA sudah cukup lama hidup terpisah dari keluarga sehingga aktivitasnya tak diketahui orangtuanya.

Selama delapan bulan belakangan, ia tinggal bersama istri dan anaknya di Kelurahan Pasir Putoh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Sumatera Barat.

Rikwanto mengatakan, orangtua EFA ingin anaknya disemayamkan di Kabupaten Dharmasraya dan mendokumentasikan pelaksanaan pemakaman tersebut.

Pihak keluarga memutuskan tidak ikut pemakaman.

"Namun, suatu saat akan berziarah kubur dengan meminta aparat kepolisian Polres Dharmasraya mengantar ke lokasi pemakaman," katanya dilansir RiauBook.com dari kompas.

EFA terakhir kali meninggalkan rumah pada Sabtu (11/11/2017) dengan berjalan kaki.

Istri dan keluarganya tak ada yang tahu ke mana perginya karena tak meninggalkan pesan kepada mereka.

Pembakaran tersebut diketahui petugas piket Polres Dharmasraya pada Minggu (12/11/2017) dini hari sekitar pukul 02.45.

Mereka mencoba memadamkan api sambil berteriak mencari pertolongan. Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran datang dan berupaya memadamkan api.

Saat itulah salah satu petugas melihat ada dua orang mencurigakan yang membawa busur panah dan menembakannya ke arah petugas.

Petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, kedua orang itu terus melakukan perlawanan.

Polisi kemudian melakukan tindakan tegas dan mengarahkan tembakan kepada kedua orang tersebut.

Mereka kemudian tertangkap dan dari keduanya polisi mengamankan busur panah, 8 anak panah, 2 sangkur, sebilah pisau kecil, sarung tangan hitam, dan selembar kertas yang berisikan pesan jihad. (RB/kpc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini
Gerakan Antikorupsi

Puisi, Novel dan Senjatanya

Senin, 13 November 2017 - 12:55 WIB

Ini dia Identitas 2 Orang yang Nekat Bakar Mapolres

Minggu, 12 November 2017 - 17:57 WIB

Ini Sejumlah Kasus Pembunuhan Sadis Dilatari Bisikan Gaib

Minggu, 12 November 2017 - 15:38 WIB

Kantor Operasional NSP di Selatpanjang Tutup

Jumat, 10 November 2017 - 21:13 WIB

Berkah Kemerdekaan, Wabup Kampar: Bersatu Maju Bersama

Jumat, 10 November 2017 - 16:26 WIB

Kursi Roda dari Gubernur untuk Para Pejuang

Jumat, 10 November 2017 - 12:54 WIB

Mau jadi Pahlawan? Gampang, Ikuti Saran Gubernur Riau Ini

Jumat, 10 November 2017 - 12:43 WIB

Tugu Anti Korupsi yang Dikorupsi

Jumat, 10 November 2017 - 12:17 WIB

LAM Riau Sepakat Panggil Surhadiman Amby dan Kordias

Rabu, 08 November 2017 - 16:10 WIB

Mau jadi Agen Penggerak Integritas? Ikuti Workshop KPK

Rabu, 08 November 2017 - 15:08 WIB

Cara Registrasi Kartu Perdana

Minggu, 05 November 2017 - 11:09 WIB

Alexis Tutup, Pengusaha Hiburan pun Kecewa

Selasa, 31 Oktober 2017 - 15:36 WIB

Ritual Menyimah Kampung di Desa Dusun Tua Pelang

Senin, 30 Oktober 2017 - 11:56 WIB

Dumai Tanpa Kumuh, Mungkinkah?

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 10:17 WIB

Anton Medan Bakal ke Inhu

Jumat, 27 Oktober 2017 - 16:01 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia