Bupati Siak Syamsuar menerima Anugerah Pesona Indonesia di studio Metro Tv. (RB/Agus)

Minggu, 26 November 2017 - 01:53 WIB 2700000

Istana Siak Terpilih Jadi Situs Sejarah Terpopuler Kedua di Ajang Anugerah Pesona Indonesia

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Situs sejarah Istana Siak terpilih sebagai situs sejarah terpopuler kedua (juara II) setelah Sangkulirang Rock Arts dari Kutai Timur dan tempat ketiga situs gunung Padang dari Cianjur.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara kepada Bupati Siak Syamsuar di studio Metro Tv, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, pada malam API, sabtu (25/11/2017).

Dipilihnya Istana Siak melalui pemungutan suara (voting) yang berlangsung dari bulan Juni 2017 hingga Oktober 2017. Dalam pelaksanaan pemungutan suara (vote) tersebut dilakukan melalui SMS premium berbayar.

Malam itu menjadi milik Provinsi Riau, pasalnya negeri tanah melayu itu, mendominasi juara, diantaranya minuman khas Laksmana Mengamuk terpilih juara I kategori minuman terpopuler, kemudian Pasar Bawah Pekanbaru sebagai wisata belanja terpopuler, Bono sebagai tempat berselancar terpopuler, dan Pacu Jalur serta Bakar Tongkang.

Anugerah Pesona Indonesia (API) merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap Pariwisata Indonesia. Disamping itu kegiatan ini untuk mendorong peran serta berbagai pihak terutama Pemerintah Daerah agar lebih berupaya dalam mempromosikan pariwisata di daerahnya masing-masing.

"Alhamdulillah, Istana Siak terpilih sebagai situs sejarah terpopuler," kata Bupati Siak, Syamsuar, usai menerima penghargaan.

Anugrah ini, sebut Syamsuar, sangat bermakna dan bermanfaat bagi Kabupaten Siak. Sebab, hal ini semakin menggairahkan industri pariwisata di Siak yang memang terus digaungkan pemerintah daerah.

"Jika dunia pariwisata kita maju, maka efeknya langsung bisa dirasakan masyarakat. Pelancong yang datang ke Siak kan juga perlu belanja dan transportasi. Selain itu juga perlu akomodasi makan dan minum. Pelaku penyediaan ini semuanya ada pada masyarakat dan pemerintah sendiri hanya menatanya," ungkap Syamsuar. (RB/Agus)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Tahukah? Ternyata Batik Riau Sudah Ada Sejak Abad ke 18

Senin, 20 November 2017 - 23:34 WIB

Singgah ke Aceh? Cobain Ayam Royal yang Lagi Populer Ini..

Minggu, 12 November 2017 - 10:42 WIB

Dari Riau untuk Pariwisata Nasional, Ini Orangnya

Minggu, 05 November 2017 - 10:15 WIB

Menyusuri Jejak Sejarah Raja Rambah di Rohul

Rabu, 01 November 2017 - 13:46 WIB

Bupati Suyatno Minta APBD Riau untuk Pulau Jemur

Senin, 16 Oktober 2017 - 20:20 WIB

Tabuik Piaman Merupakan Budaya, Bukan Ritual Agama

Senin, 16 Oktober 2017 - 19:40 WIB

Walikota akan Membuat Pesta Budaya di Kota Dumai

Senin, 16 Oktober 2017 - 18:09 WIB

Makanan Khas Melayu Ada di Riau Expo

Senin, 16 Oktober 2017 - 07:38 WIB

Sadar, Fotografi itu Penting Dukung Pariwisata Riau

Minggu, 15 Oktober 2017 - 23:48 WIB

Produk Kampar Banyak Dicari Orang Jawa, Kata Azis Zaenal

Minggu, 15 Oktober 2017 - 17:16 WIB

Tabuik di Dumai Merupakan yang Termegah di Dunia

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:55 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia