Mi Aceh. (net)

Sabtu, 02 Desember 2017 - 10:13 WIB 10390000

Pengin Mi Aceh, Tapi Bagaimana ya Memesannya Jika Kita Lagi di Aceh

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Jika anda lagi berada di Aceh, memesan kuliner khas Serambi Mekah yang populer, mi Aceh perlu mengetahui cara-caranya.

"Kalau ada yang tanya mi aceh di Aceh itu pasti bukan orang Aceh. itu pasti orang luar. kalau orang Aceh pesen ya mi. Tergantung mau mi apa mi goreng, mi rebus," kata pemilik sebuah warung kopi di bilangan Kota Banda Aceh Chek Yukee saat ditemuiKompasTravel, Kamis (30/11/2017) siang.

Biasanya, pelayan warung mi atau warung kopi di Aceh akan langsung menanyakan kepada pengunjung. Yukee menyebut, pelayan akan memberi tiga pilihan mi.

"Ada mi goreng, mi goreng basah, mi rebus. Mi goreng basah agak berkuah. Itu namanya mi tumis," ujarnya, sebagaimana Riaubook.com melansir dari Kompas.com.

Pengunjung, menurut Yukee, tak perlu menyebutkan "mi aceh" saat memesan di warung-warung mi atau warung kopi di Aceh. Ia menganjurkan untuk langsung memesan seperti orang lokal.

"Kalau orang Aceh, pesen langsung mi. Ada juga sekarang yang suka pesen mi pakai telur goreng," tambahnya.

Pemandu wisata dari operator perjalanan "Keliling Aceh", Hasbi Azhar mengatakan biasanya di warung-warung mi atau kopi, pelayan langsung menawarkan mi. Tak ada pelayan yang menyebut "mi aceh" ketika akan mencatat pesanan.

"Kalau ada yang bilang 'bang saya pesen mie aceh' nah ini pasti tamu. Gak bisa dibantah," ujar Hasbi kepadaKompasTravelsambil tertawa.

Penamaan mi aceh untuk warung dan hidangan biasanya digunakan di luar daerah Aceh. Penambahan nama daerah biasanya dipakai sebagai penanda asal kuliner.

Mi Aceh sendiri merupakan salah satu kuliner khas yang memiliki bahan dasar mi disajikan dengan taburan acar bawang, emping, potongan mentimun serta irisan jeruk nipis.

Mi ini terkadang disajikan dengan tambahan udang, cumi, ataupun daging sapi untuk menambah cita rasanya.

Mi aceh biasanya disajikan dengan tiga cara yaitu goreng, tumis, dan rebus. Perbedaan penyajian tersebut terletak pada kuahnya. (RB/Kompas.com)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM


100000000
redaksi riaubook

Berita Terkini

Cara Bupati Kampar Sulap Stanum jadi Magnet Wisatawan

Rabu, 29 November 2017 - 10:29 WIB

11 Negara Ramaikan Tour de Siak 2017

Senin, 27 November 2017 - 16:18 WIB

Tahukah? Ternyata Batik Riau Sudah Ada Sejak Abad ke 18

Senin, 20 November 2017 - 23:34 WIB

Singgah ke Aceh? Cobain Ayam Royal yang Lagi Populer Ini..

Minggu, 12 November 2017 - 10:42 WIB

Dari Riau untuk Pariwisata Nasional, Ini Orangnya

Minggu, 05 November 2017 - 10:15 WIB

Menyusuri Jejak Sejarah Raja Rambah di Rohul

Rabu, 01 November 2017 - 13:46 WIB

Bupati Suyatno Minta APBD Riau untuk Pulau Jemur

Senin, 16 Oktober 2017 - 20:20 WIB

Tabuik Piaman Merupakan Budaya, Bukan Ritual Agama

Senin, 16 Oktober 2017 - 19:40 WIB

Walikota akan Membuat Pesta Budaya di Kota Dumai

Senin, 16 Oktober 2017 - 18:09 WIB

Makanan Khas Melayu Ada di Riau Expo

Senin, 16 Oktober 2017 - 07:38 WIB

Sadar, Fotografi itu Penting Dukung Pariwisata Riau

Minggu, 15 Oktober 2017 - 23:48 WIB

Produk Kampar Banyak Dicari Orang Jawa, Kata Azis Zaenal

Minggu, 15 Oktober 2017 - 17:16 WIB

Tabuik di Dumai Merupakan yang Termegah di Dunia

Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:55 WIB

Cari Judul Berita




Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia