RIAUBOOK.COM - Hampir setiap tahun ribuan pemudik singgah di Kota Dumai untuk melanjutkan perjalanan ke sejumlah kota diluar Provinsi Riau dengan angkutan darat, namun kesiapan perusahaan angkutan Antar Kota Antar Provinsi dalam melayani pemudik dinilai banyak yang belum siap sepenuhnya.
Kesiapan perusahaan angkutan sangat diperlukan oleh calon pemudik yang akan kembali melanjutkan perjalanan dari Dumai menuju ke sejumlah kota, seperti tempat istirahat sementara yang harus disediakan didalam tiap pull angkutan tersebut.
Tempat istirahat sementara tersebut sangat dibutuhkan para calon pemudik dalam menunggu jam keberangkatan angkutan dengan armada bus maupun minibus yang akan menempuh perjalanan diatas sepuluh jam untuk sampai ketempat tujuan.
Pada arus mudik tahun yang lalu, hampir setiap PO (Perusahaan Otobus) di Dumai terlihat calon penumpang menunggu diluar kantor perusahaan dan duduk bersama diatas barang bawaannya akibat kurangnya tempat duduk yang disediakan.
Saat arus mudik 2016 yang lalu juga, terlihat seorang ibu tengah menidurkan anaknya dengan beralaskan selembar kardus bekas dan beratapkan langit di kantor operator bus yang berada di jalan kelakap tujuh.
Dikatakannya pada saat itu, dirinya beserta anaknya tidak dapat menikmati fasiltas tunggu milik operator bus tujuan provinsi Sumatera Utara tersebut akibat ramainya calon pemudik yang juga menunggu keberangkatan.
"Tidak ada tempat untuk istirahat di dalam kantor busnya, terpaksa saya menidurkan anak saya disini," kata Nur pada arus mudik tahun lalu.
Nur mengatakan, dirinya terpaksa duduk berlaskan kardus didepan kantor perwakilan bus Sumatera Utara tersebut dikarenakan tiada tempat lain untuk dirinya beristirahat bersama anak perempuannya tersebut.
"Dimana-mana sudah ada orang, termasuk diwarung, lebih baik disini meskipun sedikit panas,"katanya kembali.
Tumpukan pemudik terjadi hampir merata diseluruh kantor perwakilan angkutan bus maupun travel dikota Dumai, para calon penumpang kebanyak berasal dari Provinsi Kepulauan Riau dan juga negara Malaysia.
Pihak angkutan terlihat tidak ada yang mendirikan tenda dalam menghadapi lonjakan penumpang selama arus mudik 2016, sehingga para penumpang bersama barang bawaan berjejer didepan kantor perwakilan bus tersebut dengan beratapkan langit.(RB/Iwan).
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…