RIAUBOOK.COM - Program rumah murah yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah bergulir sejak tiga tahun terakhir ini. Namun, masih ada tujuh hal yang menjadi ganjalan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Rido Matari Ichwan menjelaskan, tujuh hal tersebut belum juga terselesaikan sampai saat ini. Sehingga menjadi faktor yang memperalambat keberhasilan Program Sejuta Rumah.
Masalah pertama, berkaitan dengan lahan. Sampai saat ini belum ada satu jengkal lahan yang dialokasikan khusus untuk pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah berbentuk bank tanah dalam bentuk rencana tata ruang.
Kedua, mahalnya harga tanah untuk pembangunan perumahan, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan.
Ketiga, pembebasan dan sertifikasi tanah yang masih sulit. Keempat, penyediaan fasilitas umum, seperti jalan, listrik, angkutan umum, air bersih, dan drainase kawasan yang belum terintegrasi baik dengan sistem infrastruktur kota/kabupaten. "Kelima, persoalan kemudahan perizinan," katanya dalam sebuah pernyataan yang diterima Kontan, Minggu (14/5).
Masalah keenam, masih rendahnya daya beli calon konsumen. Serta ketujuh, proses akulturasi yang berjalan lambat terutama pada lingkungan rusun dan pengelolaan rusun oleh penghuni dan pengembang yang seringkali masih diperlukan mediasi.
Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengatakan, berkaitan dengan harga tanah yang tidak terkendali, menyarankan pemerintah untuk segera memberlakukan zonasi khusus untuk perumahan subsidi agar harganya dapat terkendali dan biaya pembangunan bagi pengembang ditekan. (kontan)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…