RIAUBOOK.COM - Sebanyak 13 orang anggota DPRD Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah, datangi Kabupaten Siak dalam rangka Kunjungan kerja Komisi C DPRD Kabupaten Batang.
Rombongan yang di Ketuai Wakil DPRD Kabupaten Batang H Fauzi itu, disambut langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Siak Syafrilenti.
"Tujuan kami datang ke Kabupaten Siak ini, selain menjalin silaturahmi juga ingin mencari ilmu terkait dengan Pengelolaan Badan usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Kabupaten Siak," ucap Wakil DPRD Kabupaten Batang itu.
Selain itu, mereka juga merupakan bagian dari Pemerintah Kabupaten Batang, mereka menginginkan Pemerintah bisa memaksimalkan pengelolaan dalam hal pengelola keuangan, khususnya pengelolaan BUMD.
"Karena niat itu lah kami memilih Kabupaten Siak untuk mencari ilmu, terkait dengan pengelolaan BUMD di Kabupaten Siak, karena menurut kami Kabupaten Siak telah berhasil mengelola BUMD nya dengan sebaik mungkin," ucap H Fauzi.
Sehubungan tersebut, Asisten II SetdaKab Siak Syafrilenti mengatakan bahwa latar belakang keberadaan BUMD di Siak adalah Pelayanan untuk kemanfaatan umum, pengelola bidang usaha strategis seperti, SDA, keuangan, IT dan media massa, sementara sumber PAD berasal dari pajak, penyeimbang kekuatan monopoli swasta dan usaha perintis karena swasta belum tertarik.
"Sampai saat ini ada 5 BUMD di Kabupaten Siak, yakni PD. Sarana Pembangunan Siak (SPS), PT. Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), PT. Bumi Siak Pusako (BSP), PT. Permodalan Siak (Persi) dan PT. Siak Pertambangan dan Energi (SPE)," ucap Syafrilenti saat menjelaskan didepan rombongan DPRD Kabupaten Batang, di Ruang Rapat pucuk rebung kantor Bupati Siak, Selasa (13/6/17).
Selain itu, Syafrilenti juga sedikit menjelaskan tentang Kabupaten Siak, meskipun usia Kabupaten Siak baru menginjak 18 tahun (tahun 2017 ini) , akan tetapi sudah banyak penghargaan yang diraih, baik itu tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional.
"Ketika bapak sudah sampai ke Riau tapi belum sampai ke Siak, yang berarti bapak belum sampai ke Riau. Dan ketika bapak sudah sampai ke Kabupaten Siak, tapi belum masuk ke Istana Siak, yang berarti bapak belum sampai ke Siak," tutup Lenti. (RB/Agus)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…