RIUBOOK.COM - Maskapai British Airways (BA) akan menggunakan pesawat-pesawat serta awak Qatar Airways untuk melayani rute penerbangan mereka. Keputusan ini menyusul rencana sejumlah awak kabin BA yang akan melakukan mogok kerja selama dua pekan.
Pimpinan International Consolidated Airlines Group (IAG) selaku induk British Airways (BA), Willie Walsh seperti dikutip dari antaranews.com, Sabtu (1/7/2017) mengatakan rencana itu akan segera dijalankan.
"Dengan ini saya sampaikan bahwa pesawat-pesawat itu akan terbang dan semua penumpang British Airways yang telah memesan tempat untuk terbang bersama kami dalam dua pekan mendatang akan diterbangkan (oleh Qatar Airways, red)," kata Walsh kepada para wartawan di Brussel, Kamis (29/6), seperti dilansir Reuters.
Pemogokan oleh awak kabin BA pada penerbangan campuran, baik jauh maupun dekat, diperkirakan akan mulai berlangsung pada Sabtu. BA sudah mengajukan permohonan kepada Badan Penerbangan Sipil Inggris (CAA) untuk menggunakan sembilan pesawat Airbus A320 dan A321 milik Qatar Airways antara 1 hingga 16 Juli.
Para anggota kabin penerbangan berbagai jarak terlibat sengketa lama dengan manajemen BA terkait gaji. Pemogokan mendatang akan menyangkut sanksi-sanksi yang dikenakan terhadap para anggota yang terlibat dalam gerakan sebelumnya.
British Airways sebelumnya menyatakan jaminan bahwa semua pemesan tiket akan sampai ke tempat-tempat yang mereka tuju walaupun beberapa penerbangan akan digabung. CAA tidak akan memastikan apakah permohonan BA sudah disetujui, dengan mengatakan bahwa pihaknya masih memproses permohonan tersebut.
"Berdasarkan peraturan Eropa, suatu maskapai penerbangan Uni Eropa, seperti British Airways, harus mendapatkan izin khusus jika ingin menyewa pesawat dari perusahaan penerbangan yang berpusat di luar Eropa," kata juru bicara CAA dalam pernyataan.
"Departemen Transportasi Kerajaan Inggris akan menyetujui atau menolak permohonan itu berdasarkan masukan dari Badan Penerbangan Sipil."
British Airways akan membayar Qatar Airways atas penggunaan pesawat dan awak kabin maskapai itu selama dua pekan. Kesepakatan tersebut akan membantu Qatar memanfaatkan armada pesawat setelah operasi maskapai penerbangannya terganggu karena boikot yang dilancarkan oleh empat negara Arab sehingga Qatar terpaksa harus mencari tujuan-tujuan penerbangan lainnya agar pesawatnya bisa beroperasi.
Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir pada 5 Juni memutuskan hubungan dengan Qatar dalam krisis diplomatik terburuk yang pernah terjadi di kawasan itu dalam masa bertahun-tahun.
BA dan Qatar Airways memiliki hubungan dekat. Keduanya merupakan mitra jaringan OneWorld dan berbagi kode sama pada penerbangan-penerbangan tertentu.
Qatar Airways, perusahaan penerbangan yang berpusat di Doha, memiliki 20 persen saham pada perusahaan induk BA, International Airlines Group. (RB/ant)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…