RIAUBOOK.COM - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti senantiasa berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat kebun sagu. Salah satunya, jika tidak ada aral melintang maka pemerintah akan mendirikan sebuah pabrik sagu untuk bisa memproduksi sekira 500 Ton sagu basah per bulan.
Sagu basah tersebut akan diolah menjadi sagu kering atau berupa tepung dapat meningkatkan nilai jual sagu basah. Atau paling tindak dengan kehadiran pabrik tersebut dapat menjamin keberlangsungan industri sagu di Meranti.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi- UKM Kabupaten Kepulauan Meranti H.Herman kepada riaubook.com di ruang kerjanya, Selasa (25/7/17).
Herman mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memboyong salah satu pejabat dari pusat, untuk melihat langsung potensi sagu basah yang ada di Kecamatan Tebingtinggi Timur.
Tampaknya rencana tersebut akan terwujud sebab pihak pemerintah pusat juga sangat respon dalam rangka peningkatan produksi sagu dari Meranti tersebut.
Saat ini kita tengah mempersiapkan segala keperluan administrasi dalam rangka mewujudkan rencana yang akan dilaksanakan di 2018 mendatang,"ungkap Herman.
Dijelaskannya, pembangunan pabrik itu sendiri dengan menggunakan dana dari APBN. Dan pemerintah kabupaten hanya menyediakan lahan lokasi pabrik sekira 5 Ha lebih. Dan setelah kita bicarakan dengan pemerintah kecamatan, rencana itupun mendapat respon positif dengan menyediakan lahan sesuai kebutuhan pabrik.
Kita cukup optimis rencana ini, sehingga setidaknya 2020 kita sudah memproduksi sagu kering yang nantinya dikelola badan usaha milik desa. Dengan demikian gairah masyarakat dalam bercocok tanam atrau bididaya sagu akan semakin meningkat.
Keberadaan 14 kilang sagu yang memproduksi sagu basah di Sei Tohor, nantinya menjadi basis sumber bahan baku pabrik untuk memproduksi tepung. Sehingga keberlangsungan pabrik akan bisa eksis sepanjang masa.
Apalagi setelah berhasil memproduksi tepung sagu, langkah selanjutnya kita akan mengeluarkan produk bahan jadi mie instan berbahan sagu. Kita akan kerjasama dengan berbagai pihak nantinya untuk melakukan perbaikan-perbaikan mulai dari komposisi bahan kandungannya, maupun kemasan serta pembentukan jaringan pemasaran maupun distribusi ke berbagai sentra konsumen nantinya,"sebut dia.(RB/jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…