Sang Legendaris, Nyonya Meneer Dinyatakan Pailit

RIAUBOOK.COM - Perusahaan jamu terkemuka, Nyonya Meneer, dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Semarang pada Kamis (3/8/2017) pekan lalu, setelah digugat kreditur asal Sukoharjo, Hendrianto Bambang Santoso.

Keputusan pengadilan ini cukup mengejutkan banyak orang, lantaran produk jamu perusahaan yang berbasis di Semarang tersebut dikenal luas masyarakat, setidaknya bagi generasi 1990-an hingga 2000, dengan tagline-nya yang sangat terkenal: Berdiri Sejak 1919.

Presiden Direktur PT Njonja Meneer, Charles Saerang, mengungkapkan dirinya cukup kaget dengan kabar putusan pailit pada perusahaan yang dirintis keluarganya tersebut sejak zaman Hindia Belanda tersebut.

"Pokoknya itu ada yang iseng saja itu. Kita mau tahu saja itu, perusahaan tak ada masalah kok. Saya juga kaget, saya juga terkejut, kok bisa begitu, apa yang terjadi. Saya lagi di luar kota ini. Tadi baru tahu ada berita-berita ini, ada apa ini sebenarnya. Saya mau cek," kata Charles, pekan lalu.

Menurut dia, perusahaan saat ini dalam kondisi sehat, sehingga dirinya kaget begitu ada kabar pailit dari pengadilan. Permohonan pailit yang diketuk palu oleh pengadilan bisa jadi presen buruk meski perusahaan dianggap masih sehat.

"Lah itu orang namanya kalau ada kata-kata pailit itu bisa pailit di hukum kita. Jadi harus dijaga, jangan sampai perusahaan bagus tapi main dipailit. Kayak dulu ada perusahaan bagus sama anak kecil dipailitkan," ungkap Charles yang merupakan penerus generasi ketiga perusahaan jamu itu.

Berhenti produksi

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional (GP Jamu), Dwi Ranny Pertiwi Zarman, mengungkapkan dengan ditetapkannya status pailit kepada PT Njonja Meneer, maka produsen jamu tersebut sementara ini berhenti melakukan produksi.

"Kalau produksi, kalau dinyatakan pailit harus stop dulu," ujar Dwi.

Meskipun lini produksi Nyonya Meneer terhenti, perusahaan jamu itu masih dapat memasarkan produknya terdahulu. "Kalau untuk produksi (berhenti), kalau untuk penjualan masih (bisa), karena mungkin masih ada stok," tambah Dwi.

Pemilik perusahaan sendiri, menurutnya, tengah mengajukan banding ke pengadilan agar Nyonya Meneer terhindar dari pailit yang akan berujung disita dan dijualnya aset-aset perusahaan untuk melunasi hutang. Namun demikian, opsi lainnya, pemilik perusahaan sebenarnya bisa membangun pabrik baru di tempat lain jika memang perusahaan tak bisa diselamatkan.

"PT Njonja Meneer dinyatakan pailit, artinya aset akan disita atau apa kan, otomatis enggak berjalan lagi, bukan berarti Nyonya Meneer enggak bisa berdiri lagi kan. Teman-teman lain akan bantu kemudian mudah-mudahan waktu tidak terlalu lama akan berdiri lagi walaupun tidak di tempat itu, tapi kan masih bisa dirikan pabrik di tempat lain dong," ungkap Dwi.

Ia menilai, ditetapkannya perusahaan dalam status pailit oleh pengadilan bisa saja terjadi. Namun lantaran merek Nyonya Meneer sebagai produsen jamu yang terkenal, membuatnya banyak disorot masyarakat.

"Namanya usaha itu kan bisa saja terjadi pada siapapun. Ini kebetulan Nyonya Meneer namanya sudah fenomenal sejarahnya jadi ke-blow up lah," tutur Dwi.

Untuk diketahui, 8 Juni 2015 lalu Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) antara debitur dan 35 kreditur dinyatakan sah oleh hakim di Pengadilan Niaga Semarang. Pada perkara ini, pihak Hendrianto menggugat pailit Nyonya Meneer karena tidak menyelesaikan utang sesuai proposal perdamaian. Hendrianto hanya menerima Rp 118 juta dari total utang Rp 7,04 miliar.

Berdiri sejak 1919

PT Nyonya Meneer awalnya adalah sebuah perusahaan kecil dengan nama Jamu Cap Potret Nyonya Meneer. Berdirinya pabrik jamu ini bermula dari keterbatasan Nyonya Meneer, sang perintis usaha, yang terlahir dengan nama Lauw Ping Nio. Pada awal 1900-an, suami Nyonya Meneer jatuh sakit.

Berbagai obat mahal telah diberikan, namun sang suami tak kunjung sembuh. Hingga akhirnya di tengah keterbatasan dan keprihatinan waktu itu, Nyonya Meneer meracik aneka tumbuhan dan rempah untuk diminum sang suami. Ternyata ramuan itu mujarab, padahal pengobatan lain tidak mampu memulihkan kondisi sang suami.

Setelah suaminya sembuh, Nyonya Meneer kemudian sering membantu kerabat dan tetangga di sekitar tempat tinggalnya yang kebetulan tengah sakit. Misalnya sakit kepala, demam, masuk angin, dan penyakit ringan lainnya. Dari situlah kemudian Nyonya Meneer merintis usaha pembuatan jamu. Perusahaan jamu tersebut kemudian diwariskan secara turun-temurun hingga ke generasi ketiga seperti saat ini.

PT Nyonya Meneer mengalami kemajuan pesat pada 1990-an. Produknya dijual hingga merambah dunia internasional, seperti Asia, Eropa, dan Amerika serta ke 12 negara, termasuk Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Taiwan, dan China.

Produk-produknya yang terkenal di pasar antara lain Galian Putri, Jamu Sariawan, Amurat, Sakit Kencing, Sehat Wanita, Pria Sehat, Galian Rapet, Bibit (supaya dapat hamil), Mekar Sari, Galian, Jamu Habis Bersalin, Awet Ayu, Gadis Remaja, Susut Perut, Bikin Gemuk, Jamu Langsing, Wasir, dan Minyak Telon.

Pada 1984 sampai 2000-an, perusahaan ini sempat mengalami masalah internal. Mulai dari perselisihan pengelolaan perusahaan di internal keluarga pewaris, hingga tuntutan pemberian tunjangan hari raya dan pemogokan buruh. Puncaknya, pada Kamis kemarin, saat Pengadilan Negeri Semarang menyatakan PT Nyonya Meneer pailit karena kreditnya macet. (RB/dtc)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Wadah Plastik Medina, Dijamin Halal

RIAUBOOK.COM - Medina meluncurkan foodware plastik halal pertama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia terkait dengan gaya hidup sehat…

Foto

Usulan Calon Direksi BRK Ditolak OJK, Pemprov Riau Belum Tahu Alasannya

RIAUBOOK.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau belum mengetahui alasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menolak usulan empat orang calon direksi dari…

Foto

Dengan Rumah Prisma, Petani Garam Tak Lagi Bergantung Musim

RIAUBOOK.COM - Krisis garam tengah melanda di tanah air. Meskipun memiliki garis pantai yang cukup panjang, namun ternyata tak mampu…

Foto

Terkuak Indikasi BRI Tawarkan Fee 'Bawah Tangan' untuk Kepala Daerah Alihkan Kasda

RIAUBOOK.COM - Seorang manager marketing Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengungkap adanya penawaran fee 'bawah tangan' atau kesepakatan pembagian keuntungan ilegal…

Foto

IMA Chapter Pekanbaru Gandeng KADIN Riau

RIAUBOOK.COM - Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Pekanbaru DR. Irvandi Gustari yang juga merupakan Dirut Bank Riau Kepri menandatangani…

Foto

Wardan Kembalikan Inhil sebagai Lumbung Beras di Provinsi Riau

RIAUBOOK.COM - Bupati Inhil H Muhammad Wardan bertekad mengembalikan Indragiri Hilir sebagai 'Lumbung Beras' nya Provinsi Riau. "Dahulu, kita terkenal…

Foto

Ekonom Curigai Rohul, Pemegang Saham Kok Kasdanya Malah ke Bank Lain, Ada Apa Ini?

RIAUBOOK.COM - Komitmen yang dibangun untuk bersama-sama membesarkan dan memajukan daerah harus dimulai dari pemerintahnya, termasuk juga dalam menumbuhkembangkan Bank…

Foto

Bupati Wardan Instruksi Jajaran Bersiap Hadapi Hari Kelapa Sedunia di Inhil

RIAUBOOK - Jelang pelaksanaan Hari Kelapa Dunia yang menjadikan Indragiri Hilir (Inhil) sebagai tuan rumahnya pada September 2017 mendatang, Bupati…

Foto

Bupati Inhil Sebut Geliat Ekonomi Masyarakat Selama Ramadhan Meningkat

RIAUBOOK - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyebut geliat ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan meningkat, khususnya pada kalangan…

Foto

Angkutan Udara Penyebab Inflasi Riau di Bulan Juli

RIAUBOOK.COM - Badan Pusat Statistik Riau mencatat Provinsi Riau alami inflasi sebesar 0,48 persen pada Juli 2017.Angka ini sebut Kepala…

Foto

60 KK dari Dua Desa di Kecamatan Batang Tuaka Inhil Terima Bantuan PKH Kemensos RI

RIAUBOOK.COM - Dua desa di Kecamatan Batang Tuaka yang terdiri dari 60 kartu keluarga telah menerima bantuan Program Keluarga Harapan…

Foto

Demi Indomie, Indonesia Barter CPO dan Minyak dengan Nigeria

RIAUBOOK.COM - Pemerintah menawarkan imbal dagang atau barter minyak kelapa sawit atau CPO kepada Nigeria. CPO dibutuhkan Nigeria lantaran menjadi…

Foto

YFCC Riau Gelar Pelatihan Pakan Ikan Ecofriendly

RIAUBOOK.COM - Youth for Climate Change (YFCC) Riau bekerja sama dengan Starqua Fish Feed, Yseali , Youth4dev, jurusan Sosiologi Universitas…

Foto

Labersa Hotel Berikan Promo Gebyar Merah Putih, Ada Menu Spesial

RIAUBOOK.COM — Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 tahun pada 17 Agustus 2017 nanti, kembali Labersa Grand…

Foto

Shell Menutup Kilang Minyak Terbesarnya di Eropa

RIAUBOOK.COM - Kebakaran yang melanda salah satu pembangkit listrik pada Minggu (30/7/2017) dini hari waktu setempat menyebabkan raksasa perminyakan Inggris-Belanda…

Foto

Menko Darmin : Pendidikan dan Tanah Punya Peran Penting dalam Menurunkan Kemiskinan

RIAUBOOK.COM - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution mengatakan ada dua hal yang berkontribusi besar dalam menurunkan kemiskinan yaitu tanah…

Foto

Mahasiswa Riau Tolak Kebijakan Impor Garam, Menko Perekonomian Malah 'Kabur'

RIAUBOOK.COM - Mahasiwa dari Badan Ekeskutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) menyatakan keras menolak kebijakan pemerintah untuk impor garam karena…

Foto

Harga Perhiasan Emas Kembali Naik di Dumai

RIAUBOOK.COM - Menjelang memasuki bulan Agustus 2017, harga perhiasan emas kembali merangkak naik dan dilepas dengan harga Rp 535 ribu…

Foto

Ini Garis Besar Ketimpangan Ekonomi Masyarakat Riau Menurut Pengamat

RIAUBOOK.COM - Pengamat Ekonomi Aviliani mengatakan, perusahaan memiliki peran dalam memangkas kesenjangan antara si kaya dan miskin."Karena itu, untuk mengangkat…

Foto

Kembangkan Ekonomi Berbasis Lingkungan, Indonesia Kerjasama dengan Finlandia

RIAUBOOK.COM - Menyusuli serangkaian kegiatan International Union of Forest Research Organization (IUFRO)-International Conference of Indonesian Forestry Researchers (INAFOR) Tahun 2017…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan