RIAUBOOK.COM - Andrea Dovizioso menjadi kandidat terkuat di tim Ducati, meski kini telah kalah telak dari Marc Marquez pada GP Aragon, namun Direktur Teknik Ducati Gigi Dall'Igna menyatakan optimistis timnya masih bisa menjadi juara dunia MotoGP 2017.
Dovizioso dan Marquez datang ke MotorLand Aragon dengan jumlah poin yang sama banyak, 199.
Namun, perubahan signifikan langsung terjadi setelah Dovizioso cuma bisa finis ketujuh, sementara Marquez memenangi balapan.
Pasca-GP Aragon, Dovizioso terpaut 16 poin dari Marquez yang kokoh di puncak klasemen dengan 224 poin.
"Kami belum kehilangan peluang meraih gelar juara dunia pada hari Minggu kemarin," ucap Dall'Igna yang dilansir RiauBook.com dari juara dan Motorsport.com, Rabu (27/9/2017).
"Saya masih meyakini kami punya banyak hal sejak saat ini sampai akhir musim nanti," kata Dall'Igna lagi.
Sejarah mencatat, trek Aragon memang kurang cocok dengan karakter motor Ducati. Akan tetapi, hal ini sepertinya cuma berlaku untuk Dovizioso.
Di sisi lain, pebalap Ducati lainnya yang merupakan salah satu rider tuan rumah, Jorge Lorenzo, justru tampil oke.
Lorenzo yang memulai balapan dari posisi kedua sempat memimpin GP Aragon sebelum akhirnya kehilangan posisi dari Marquez pada delapan lap tersisa.
Lorenzo kemudian menyelesaikan balapan GP Aragon di posisi ketiga, di belakang Marquez dan Dani Pedrosa yang sukses mencatat hasil finis 1-2 ketiga untuk tim Repsol Honda sepanjang musim 2017.
"Kami tahu akan sulit bagi motor kami dan Andrea saat menjalani balapan di Aragon," ucap Dall'Igna.
"Seusai balapan kami berbicara sedikit, bagi saya, Andrea tetap termotivasi seperti sebelumnya. Saat saya menemui rekan seperjuangan seperti dia, saya tidak perlu terlalu cemas," kata Dall'Igna lagi.
Seusai GP Aragon, MotoGP akan beristirahat selama lebih dari dua pekan.
Seri balap MotoGP 2017 baru kembali bergulir pada GP Jepang, 6-8 Oktober mendatang. (RB/juara)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…