RIAUBOOK.COM - Belasan warga dari berbagai desa kecewa dengan travel umroh Pentha Wisata di Pekanbaru, karena mereka gagal berangkat dengan berbagai alasan yang disampaikan pemilik dan pengelola travel tersebut, mereka menuntut hak agar uang dikembalikan pada Jumat (29/9/2017).
Namun, pihak travel Pentha Wisata tak sanggup memenuhi keinginan para jamaah sehingga kasus tersebut dilaporkan ke Polda Riau. Agen perjalanan yang dulunya dikenal dengan JP Madania Tour and Travel ini diketahui milik Yusuf Johansyah.
"Kita akan laporkan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan pihak perusahaan Pentha Travel terhadap keuangan jemaah umroh dan haji yang gagal berangkat," kata Nanda Saputra, Kuasa Hukum salah seorang Calon Jamaah.
Dikatakan Nanda, selain kliennya, ada 785 jamaah yang batal berangkat. Bahkan, ada yang dijanjikan berangkat pada tahun 2015 lalu. Namun, hingga saat ini belum juga berangkat. Bahkan, saat mereka meminta uangnya dikembalikan, pihak agen perjalanan ini melemparkan banyak alasan.
"Pihak Travel Pentha beralasan, ada masalah finansial akibat perjanjian mereka dengan pihak luar yang tak ada kaitannya dengan jamaah. Jamaah meminta dua tuntutan, yaitu, berangkat ke Tanah Suci atau pulangkan dana mereka," kata Nanda.
Sejumlah calon jamaah ini mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau untuk membuat laporan. Namun, beberapa polisi mengajak mereka ke ruang penyidik Ditrektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).‎ Belum diketahui apa maksud polisi tersebut membawa para jamaah ke dalam ruangan, sebelum laporan resmi dibuat. (RB/san)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…