RIAUBOOK.COM - Sebelumnya masyarakat Desa Rawa Sekip Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mengeluhkan pengerjaan proyek peningkatan jalan dan pembangunan 1 unit box culvert di daerah itu.
Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat membenarkan jika proyek tersebut merupakan proyek Dinas PUPR yang dilaksanakan bidang Sumber Daya Air (SDA).
"Benar itu proyek kita yang dilaksanaan bidang SDA dengan anggaran dari APBD Inhu 2017," kata Plt Kepala Dinas PUPR Inhu, Yelfidar melalui Kepala Bidang (Kabid) SDA Dinas PUPR Inhu, Darlisman, Kamis (5/10/2017).
Dijelaskan, proyek tersebut merupakan proyek lelang dengan nama paket peningkatan jalan irigasi Desa Rawa Sekip dan pembangunan box culvert.
Volume proyek lebih kurang 5.300 meter untuk seluruh jalan atau jalur di Desa Rawa Sekip.
"Mengenai nilai pagu dan kontraktor pelaksana, saya lupa, namun bisa dilihat pada plang nama proyek, kalau tidak salah, kontraktornya bernama Hariakasi," ujarnya.
Namun, hasil pantauan dilapangan, dari sejumlah jalur yang dilalui, tidak satupun ada plang nama proyek yang terpampang, sehingga tidak diketahui berapa total pagu proyek, nama perusahaan pelaksana proyek serta waktu pelaksanaan tidak diketahui secara pasti.
Ketika ditanya mengapa saat wartawan turun kelokasi, pengerjaan proyek terhenti dan hal ini dapat dibuktikan dengan 2 unit alat berat yang parkir, tak bekerja diruas jalan dalam wilayah Desa Rawa Sekip.
Dijelaskan Darlisman, mengenai pembanguan box culvert, harus diselesaikan pihak kontraktor paling lama akhir November mendatang.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Inhu, Yelfidar ketika ditanyai masalah plang nama proyek, ia menjelaskan, pihaknya akan mempertanyakan kembali masalah plang nama proyek, sebab kontraktor melaporkan jika plang nama proyek sudah dipasang dilapangan.
"Nanti saya tanya lagi pada pihak kontraktor, apa benar sudah memasang plang nama proyek, jika sudah kita minta bukti potonya," ucap Yelfidar.
Sebagaimana diketahui, masyarakat Desa Rawa Sekip mengeluh karena ada dua jenis proyek pembangunan yang tak jelas asal usulnya karena tidak ada plang nama dengan hasil kerja menyengsarakan masyarakat.
"Lebih baik jalan Desa ini tak usah disecrub dan ditimbun seperti sekarang, jadi tidak menyengsarakan masyarakat," kata tokoh pemuda Rawa Sekip, Sony Erfandi yang juga Ketua LSM Paku Pagar Kabupaten Inhu. (RB/ril)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…