RIAUBOOK.COM- Bupati Kepulauan Meranti, Drs H. Irwan MSi minta kepada sekuruh camat di Meranti agar selektif dan berhati-hati merekomendasikan Izin Mendirikan Bangunan.
Pasalnya, penerbitan izin membangun tersebut nantinya akan menentukan keindahan dan tata ruang. Untuk itu setiap bangunan yang akan didirikan harus mengacu pada tata ruang yang telah ditentukan sebelumnya.
Jika kita salah menentukan arah, maka ke depan pemerintah juga akan sulit melakukan penataan. Hal ini juga akan berdampak pada pembangunan lainnya. Untuk itu penataan tata ruang menjadi sebuah keharusan yang mesti mendapat perencanaan yang matang.
Misalnya, membangun bangunan permanen yang berada di pinggir jalan poros dan jalan lingkungan lainnya. Harus diperkirakan segala sesuatunya, sehingga di masa depan tidak menjadi penghalang terhadap perkembangan kota.
Demikian disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, melalui Kabag Humas Nasruni, SIP MSi kepada RIAUBOOK.COM di ruang kerjanya Senin (9/10/17).
Disebutkan diai, kondisi tata ruang ibu kota Kepulauan Meranti saat ini misalnya. Pemerintah sudah tidak banyak lagi yang bisa dilakukan dalam rangka mengelola atau mempercantik kota.
Sebab kondisi bangunan yang berjejer baik di tengah kota maupun bangunan yang berjejer di pinggir jalan-jalan protokol, sebelumnya kurang memperhitungkan perkembangan dan masa depan kota.
Akhirnya banyak terdapat bangunan yang tidak memiliki lahan parkir. Pada hal bangunan itu ada sebagai hotel, atau restoran dimana posisinya persis hanya beberapa meter saja dari badan jalan.
Kondis itu tentu tidak bisa lagi kita rubah. Sebab jika itu harus dirubah maka hal itu menjadi sangat sulit dan kita kira pemerintah juga tidak punya kemampuan untuk mengganti rugi lahan tersebut.
Untuk itulah sebut Nasruni, untuk merekomendasikan IMB mulai saat ini harus benar-benar melihat lokasi dan tidak boleh hanya selesai di atas meja saja.
Hal ini diminta kepada para camat yang ada di berbagai kecamatan hendaknya jagar lebih cermat dalam menyikapi penataan ruang dalam kota kecamatan masing-masing.
Sehingga 20 hingga 30 tahun, bahkan 50 tahun ke depan tataruang tersebut tetap mengikuti perkembangan zaman,"tutup dia.(jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…