RIAUBOOK.COM - Lukman Edy (LE) sebelumnya sempat dikritik karena selama menjabat sebagai menteri desa di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak memberikan dampak pembangunan terhadap desa-desa di Riau.
Kini dia maju menjadi calon gubernur Riau dan berjanji untuk membangun Riau dari desa, salah satu langkah dalam melakukan percepatan dalam membangun Riau dari keterpurukan saat ini.
Mewujudkan hal itu, maka Calon Gubernur Riau (Cagubri) dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Lukman Edy (LE)-Hardianto berkomitmen akan menganggarkan Rp1 miliar per desa tiap tahunnya jika terpilih menjadi Gubernur nanti.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Wakil Ketua Tim Koalisi Riau Bangkit, Abdul Wahid yang didampingi Bendahara Tim Koalisi Riau Bangkit, H. Mardjoni dan Sekretaris, Hafidz Syukri saat konferensi Pers di Posko Pemenangan LE-Hardianto, Jalan Thamrin, Pekanbaru, Minggu (18/2/2018).
"Jadi kedepan, tidak hanya kota saja yang akan kita perhatikan pembangunannya, melainkan desa-desa yang ada di Riau ini juga. Makanya tema LE-Hardianto adalah 'Desa Mengepung Kota'," Kata Abdul Wahid.
Setiap desa, kita akan dorong untuk mengadakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), apakan dalam bentuk peminjaman modal usaha, atau usaha lainnya. Yang jelas keberadaan BUMDes ini mampu mendongkrak perekonomian kerakyatan khusus masyarakat di desa setempat.
Jika kita lihat, saat ini Mendes PDTT juga sudah mengalokasikan dana untuk pembangunan desa. Pada prinsipnya, hal ini merupakan buah pemikiran yang diperjuangkan oleh Lukman Edy semasa menjabat sebagai Mendes dahulu dalam merancang undang-undang desa. Hal ini merupakan suatu keberhasilan dan kebanggaan tersendiri bagi kita sebagai masyarakat Riau.
Tidak hanya itu saja, LE-Hardianto juga berkomitmen akan membangun infrastruktur di Riau ini secara merata. Baik infrastruktur jalan, rumah ibadah, jembatan, sarana pendidikan dan infrastruktur lainnya. Bahkan Ia juga merancang untuk memindahkan Bandara Sultan Syarif Kasim II agar tidak menghambat pembangunan gedung-gedung tinggi di Kota Pekanbaru ini.
Tak hanya itu saja, LE juga berkomitmen akan memperhatikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Riau ini dengan memperhatikan dan meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Riau ini. Misalnya pondok-pondok pesantren yang saat ini jarang sekali tersentuh oleh pemerintah, maka dengan memperhatikan pendidikan disana, tentu akan melahirkan generasi muda calon pemimpin yang tangguh nanti kedepannya.
"Jika komitmen ini tidak terlaksana nantinya, LE-Hardianto siap mundur dari jabatannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau," tegas Abdul Wahid sembari menutup keterangannya. (RB/Fer)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…