Fakta Persidangan Skandal 'Jatah Preman' dan Cengkeraman Besi Abdul Wahid

Fakta Persidangan Skandal 'Jatah Preman' dan Cengkeraman Besi Abdul Wahid

Ist

RIAUBOOK.COM - Ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru menjadi saksi bisu dimulainya babak baru skandal korupsi yang mengguncang Provinsi Riau.

Pada Kamis (26/3/2026), Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, duduk di kursi pesakitan untuk menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi yang populer dengan sandi 'Jatah Preman'.

​Tak sendirian, Abdul Wahid didakwa bersama dua kolaborator intinya: Muhammad Arief Setiawan (Kepala Dinas PUPR PKPP Riau) dan Dani M. Nur Salam (Tenaga Ahli Gubernur). Di hadapan majelis hakim yang diketuai Delta Tamtama, jaksa membongkar tabir gelap bagaimana birokrasi di Riau disandera oleh loyalitas buta dan setoran paksa demi kepentingan pribadi sang kepala daerah.

​Doktrin "Matahari Hanya Satu"

​Aroma korupsi ini terendus sejak awal tahun 2025. Abdul Wahid diduga telah merancang struktur kekuasaan dengan menempatkan orang-orang kepercayaannya di posisi strategis.

Dani M. Nur Salam bukan sekadar tenaga ahli perencanaan, melainkan "jembatan" yang menghubungkan kebutuhan dana non-resmi gubernur dengan dinas-dinas basah, khususnya Dinas PUPRPKPP.

​Puncak dari intimidasi ini terjadi pada 7 April 2025 di Rumah Dinas Gubernur. Dalam sebuah rapat tertutup yang dramatis, Abdul Wahid memerintahkan seluruh alat komunikasi peserta dikumpulkan. Di sana, ia melontarkan doktrin kekuasaan yang absolut:

​"Matahari hanya satu. Semua harus ikut perintah Kepala Dinas. Ikuti kata Kadis, Kadis bilang ganti saya akan ganti. Apabila tidak mengikuti, saya evaluasi."

​Ancaman mutasi dan pencopotan jabatan ini menjadi senjata ampuh untuk memastikan para bawahannya, terutama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan, patuh pada skema pengumpulan uang yang telah disiapkan.

​Manipulasi Anggaran dan "Upeti" 5 Persen

​Modus yang digunakan adalah dengan melakukan pergeseran anggaran. Pada 22 April 2025, Abdul Wahid menandatangani Peraturan Gubernur No. 21 Tahun 2025 tentang Pergeseran III yang menambah anggaran infrastruktur di seluruh UPT hingga mencapai Rp234 miliar.

​Namun, penambahan anggaran ini bukanlah tanpa pamrih. Melalui instruksi berantai dari Dani M. Nur Salam kepada Kadis PUPR Arief Setiawan, lalu diteruskan ke pejabat teknis Ferry Yunanda, para Kepala UPT dipaksa menyetor "fee".

​Awalnya, para Kepala UPT hanya menyanggupi setoran sebesar 2,5 persen atau Rp3 miliar. Namun, permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh Kadis PUPR.

"Tidak wajar kalau segitu... kebutuhan untuk Gubernur tidak cukup," cetus Arief sebagaimana tertuang dalam dakwaan.
​Tekanan pun ditingkatkan hingga para Kepala UPT akhirnya "menyerah" dan menyepakati angka 5 persen atau senilai Rp7 miliar, yang disamarkan dengan kode "7 Batang".

Mereka juga diinstruksikan untuk mengaku bahwa urusan upeti telah "diakomodir satu pintu" melalui Kepala Dinas jika ada pihak lain di lingkaran gubernur yang meminta uang.

​Aliran Dana: Dari Tas Backpack hingga Ziarah ke Malaysia

​Praktik culas ini dilakukan dalam tiga tahap pemberian yang terorganisir:
​Tahap Pertama (Juni 2025): Terkumpul Rp1,8 miliar. Sebesar Rp1 miliar diserahkan dalam tas backpack Polo hitam kepada Dani M. Nur Salam, yang kemudian mengalir ke kantong Abdul Wahid melalui ajudannya, Marjani, secara bertahap.

​Tahap Kedua (Agustus 2025): Terkumpul Rp1 miliar. Uang ini digunakan untuk berbagai kepentingan operasional non-kedinasan, termasuk setoran ke ajudan gubernur lainnya, Dahri Iskandar.

​Tahap Ketiga (Oktober - November 2025): Terkumpul sekitar Rp750 juta. Salah satu peruntukan dana ini sangat spesifik: membiayai kebutuhan Abdul Wahid dan rombongan untuk melakukan ziarah ke Makam Tuanku Tambusai di Negeri Sembilan, Malaysia.

​Tak hanya untuk kepentingan pribadi, uang hasil "palak" birokrasi ini juga mengalir ke pihak luar, seperti ketua organisasi kemasyarakatan hingga membiayai berbagai proposal kegiatan olahraga seperti sepak bola, taekwondo, dan karate demi menjaga citra politik.

​Jeratan Hukum: Gratifikasi dan Suap

​Jaksa penuntut umum menyimpulkan bahwa total uang yang dikumpulkan dari para Kepala UPT mencapai Rp3,55 miliar. Ironisnya, hingga kasus ini mencuat, tak satu pun dari penerimaan tersebut dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai gratifikasi.
​Para terdakwa kini dijerat dengan pasal berlapis:

​Pasal 12B jo. Pasal 18 UU Tipikor: Terkait gratifikasi yang dianggap suap.

​Pasal 12C: Karena tidak melaporkan gratifikasi dalam waktu 30 hari.

​UU No. 28 Tahun 1999: Tentang penyelenggaraan negara yang bersih dari KKN.

​Tindakan Abdul Wahid dinilai telah mencederai kewajiban kepala daerah dalam memimpin pemerintahan yang bersih. Alih-alih mengelola anggaran untuk kesejahteraan rakyat Riau, ia diduga justru menjadikan APBD sebagai "bank pribadi" melalui skema intimidasi terhadap anak buahnya sendiri.

​Persidangan akan dilanjutkan pekan depan untuk mendengarkan eksepsi atau tanggapan dari penasihat hukum terdakwa. Publik Riau kini menanti, apakah "Matahari Tunggal" tersebut akan benar-benar terbenam di balik jeruji besi.

foto

Terkait

Foto

Babak Baru Jatah Preman: Gubernur Nonaktif Abdul Wahid Jalani Sidang Perdana Hari Ini

RIAUBOOK.COM - Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru dijadwalkan menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif, Abdul…

Foto

Polisi Sergap Ayla di Pelabuhan Roro, 13 Kg Sabu dan Ratusan Narkotika Cair Gagal Edar

RIAUBOOK.COM - Pelabuhan Roro Air Putih yang biasanya tenang mendadak mencekam pada Sabtu (21/3/2026) pagi. Tim Satresnarkoba Polres Bengkalis…

Foto

Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar: Eks Stafsus Menag Ishfah Abidal Resmi Ditahan KPK!

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mantan Staf Khusus Menteri…

Foto

Skandal Air Keras Aktivis KontraS: 3 Perwira BAIS Jadi Tersangka, Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI resmi menetapkan empat prajurit TNI sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air…

Foto

Novel Baswedan Sebut Teror Air Keras Aktivis KontraS Biadab, Desak Prabowo Turun Tangan

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang…

Foto

PKB Riau Diingatkan Tak 'Goreng' Opini Terkait Kasus Abdul Wahid

RIAUBOOK.COM - Kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, memicu gelombang respons yang kontras di internal…

Foto

KPK Soroti Fenomena 'Bela Koruptor', Asep: Masyarakat Jangan Terpengaruh

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut menyoroti fenomena dukung mendukung di media sosial (medsos) bagi pihak yang…

Foto

Gedung KPK Dibanjiri Karangan Bunga: Apresiasi Rakyat Riau atas Penuntasan Kasus 'Japrem' Abdul Wahid

RIAUBOOK.COM - Halaman Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, tampak berbeda pada Rabu…

Foto

Abdul Wahid Tiba di Pekanbaru, Turun Dari Garuda Menuju Rutan

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, ke Pekanbaru, Rabu (11/3/2026). Penahanan Abdul Wahid…

Foto

KPK OTT Bupati Rejang Lebong dan Ronbongan Sudah Tiba di Jakarta

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari dan kawan-kawan yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tiba…

Foto

KPK Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Pemerasan Abdul Wahid, Kali Ini Ajudan

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan ajudan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Jani alias Marjani (MJN),…

Foto

Terkait OTT Bupati Pekalongan, Golkar Nyatakan Hormati Proses Hukum

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Tengah menyatakan menghormati proses hukum namun tetap siap memberikan pendampingan…

Foto

Dukung Aparat Usut Kasus Perburuan Gajah, Plt Gubernur Riau: Ini Bagian Penting Jaga Kelestarian

RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Provinsi Riau menyatakan dukungan terhadap proses hukum pelaku perburuan satwa dilindungi yang berhasil diungkap aparat kepolisian,…

Foto

KPK Tangkap Bupati Cantik Dalam Operasi Tangkap Tangan

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) ketujuh tahun…

Foto

Polda Riau Tetapkan Tersangka Pembunuhan Gajah Penghuni TNTN

RIAUBOOK.COM - Penanganan kasus kematian seekor anak gajah Sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo terus berkembang, Direktorat Reserse Kriminal…

Foto

Perkara 'Japrem' Wabdul Wahid Dinyatakan Lengkap Atau P21, Segera Disidangkan

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkas perkara dugaan korupsi terkait pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau…

Foto

KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Lagi

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Budiman Bayu Prasojo (BBP) setelah…

Foto

KPK Dukung Undang-undang Perampasan Aset: 'Ini Kemajuan Penting Miskinkan Koruptor'

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dukungannya terhadap pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang saat ini…

Foto

Bingung! Polisi Tangkap Polisi Sita Uang Polisi Dalam Aliran Rekening Milik Polisi

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Aparat Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap aliran dana sebesar Rp2,8 miliar yang diterima mantan Kapolres…

Foto

Menjijikkan! Seorang Kapolres Kecanduan Narkoba Sejak 2019 Hingga Sekarang

RIAUBOOK.COM, BIMA - Kuasa Hukum mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, Rofiq Anshari, memastikan kliennya telah aktif…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan