RIAUBOOK.COM - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan dirinya akan memangkas anggaran perjalanan dinas yang ada di APBD Riau tahun 2018, jika memang benar terbukti nilainya terlalu besar.
Ia juga mengaku kaget dengan pemberitaan yang bersumber dari FITRA yan menyebutkan ada Rp 426 miliar dana APBD 2018 dialokasikan untuk perjalanan dinas.
Menurutnya hal itu tidak tepat karena tidak mencerminkan efisiensi anggaran yan selama ini diharapkan dapat dilakukan oleh Pemprov Riau.
"Jika benar sebanyak itu (anggaran perjalanan dinas), saya yang akan memangkasnya, serahkan saja datanya kepada saya, saya akan sisir satu per satu," kata politisi Partai Demokrat tersebut di Gedung DPRD Riau, Kamis (8/3/2018).
Lebih lanjut dikatakannya, sebarusnya setiap anggaran itu dipergunakan berdasarkan kebutuhan dan berbasis kinerja, sehingga kalau meman tidak diperlukan, maka dihapuskan saja.
"Jika disatu OPD tidak ada keperluan konsultasi ke luar daerah, untuk apa dianggarkan perjalanan dinas?," katanya.
Ia pun mengusulkan agar perjalanan dinas dibuat lebih ketat dan setiap kepergian harus mendapat izin dari gubernur atau wakil gubernur. Dengan demikian diharapkan pertanggungjawaban perjalanan dinas akan lebih baik.
Sementar terkait dengan DPRD, menurutnya perjalanan dinas itu dilakukan karena memang tugasnya legislatif yaitu membuat peraturan sehingga membutuhkan banyak koordinasi dengan pemerintah pusat dan yang lain.
"DPRD kan tugasnya seperti itu, sehingga perlu koordinasi ke luar daerah agar regulasi yan dibuat itu baik," katanya. (RB/habir)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…