RIAUBOOK.COM - Sebagai wadah yang bertujuan untuk pembahasan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pelalawan tahun 2019, Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Tahun 2018, bertempat di Gedung Daerah Datuk Laksemana Mangkudilaga, Pangkalan Kerinci, Riau, Rabu (21/03/2018).
Kepala Badan Perencanaan Pembanguan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan Syahrul Syarif, dalam laporannya menyebutkan Tema Pembangunan yang ditetapkan adalah peningkatan ekonomi melalui daya saing daerah.
Sedangkan Output dari Musrenbang RKPD 2018 ini adalah rumusan berita acara kesepakatan yang berisi sasaran dan prioritas pembangunan daerah serta program perangkat daerah tahun 2019 yang memuat pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi.
"Ini semua merupakan hasil penajaman dan klarifikasi usulan program atau kegiatan pembangunan dari Kecamatan yang disampaikan pada forum perangkat daerah yang telah dilaksanakan sebelumnya serta terintegrasi dengan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui mekanisme reses anggota DPRD Kabupaten Pelalawan," sebut Syahrul.
Kembali disampaikannya, berdasarkan proyeksi/target rencana penerimaan daerah dengan mempertimbangkan trend pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain serta pendapatan daerah yang sah, kemampuan kapasitas keuangan daerah pada tahun 2019 sebesar Rp 1.381.401.677.755.
"Angka tersebut terdiri dari, pendapatan asli daerah sebesar Rp 129.481.300.000. Kemudian dana perimbangan sebesar Rp 1.074.625.716.000. Untuk dana dan lain-lain pendapatan daerah yang sah yakni sebesar Rp 177.294.661.755," terang Syahrul lagi.
Namun terkait dengan kapasitas keuangan riil tahun 2019, masih menurut KaBappeda, relatif sama dengan tahun 2018 yakni sebesar 1.385.613.667.968.
Kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Kabupaten Pelalawan sangat mengharapkan dapat secara optimal, efektif dan efiesien memanfaatkan sumber daya yang ada.
Selain itu juga seluruh OPD harus mampu secara jeli mengidentifikasi dan memanfaatkan sumber pembiayaan lainnya yang berasal dari APBD Provinsi, APBN maupun dana CSR pihak perusahaan. "Oleh karenanya pada momen ini kami mengharapkan kepada seluruh OPD mari, bersama-sama mengawal usulan program kegiatan pembangunan, baik yang diusulkan pemerintah Provinsi Riau maupun yang bersumber dari daerah ataupun APBN pada tahun 2019," harap Syahrul.
Diakhir laporannya, Ka Bappeda Syahrul Syarif menjelaskan bahwa 7 sasaran strategis pembangunan Kabupaten Pelalawan pada tahun 2019 akan diwujudkan dengan meningkatnya dari tahun-tahun sebelumnya.
"Pembangunan pelalawan tahun 2019 diarahkan pada peningkatan ekonomi daerah guna mewujudkan peningkatan pendapatan masyarakat, peningkatan investasi, peningkatan laju pertumbuhan ekonomi, pengurangan pengangguran dan peningkatan pendapatan daerah," ujar Ka Bappeda seraya menambahkan bahwa target kedepan adalah meningkatkan rasio elektrifikasi menjadi lebih kurang 90% pada tahun 2019 dan ini akan mencapai penyempurnaan dan fungsional yang optimal sebagaimana diharapkan," Ka Bappeda Syahrul Syarif mengakhiri. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…