RIAUBOOK.COM - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBUN) Provinsi Riau menargetkan, sebanyak 30.000 hektar tanaman kelapa sawit milik masyarakat di beberapa kabupaten setempat sudah harus dilakukan peremajaan (replanting) hingga akhir tahun 2019.
Kepala Dinas TPHBUN Provinsi Riau Ferry HC mengatakan, sampai dengan saat ini, pihaknya sudah menggarap 8.100 hektar kebun kelapa sawit milik masyarakat untuk merealisasikan program replanting tersebut.
"Target kita mengejar angka 30.000, ini peluang yang diberikan Menko Perekonomian untuk Riau, jadi merebut 185 ribu ketar secara nasional, kita berharap 30.000-nya ada di Riau, dari 52.000 yang sudah harus diremajakan," kata Ferry kepada RiauBook.com saat ditemui di Kantor Gubernur Riau, Rabu (19/12/2018).
Kata Ferry, untuk program replanting tahun depan, terdapat penambahan kabupaten dari yang sebelumnya hanya 5 kabupaten, "Rohul, Rohil, Kampar, Siak, Pelalawan dan Kuansing, jadi Kuansing ini yang baru, Alhamdulillah Kuansing bisa mengejar di tahun 2018 ini untuk bisa ikut".
"Sekarang sudah masuk rekomendasinya, kita melakukan penambahan dari 8.100, begitu itu ditandatangani oleh Pak Dirjen, itu akan bertambah dari 8.100 yang nanti saya laporkan ulang," kata dia.
Kata Ferry, untuk program ini, kendalanya adalah masih banyak terdapat ketidaksepakatan dalam satu kelompok masyarakat.
"Kendalanya kesepakatan di masyarakat, ada yang sudah mau menebang dan ada yang belum, dari 100 orang, kan tidak mungkin ada dua yang tinggal, dan selain itu masih ada kendala-kendala klasik di pengurus koperasi," demikian Ferry. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…