RIAUBOOK.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Rabu (6/3/2019), diharapkan fasilitas tersebut dapat memberi kemudahan dan peningkatan pelayanan masyarakat dalam hal perizinan.
"Dengan adanya Mal Pelayanan Publik ini diharapkan dapat meringankan dan memberi akses seluas-luasnya kepada masyarakat dalam menerima pelayanan dari pemerintah atau aparat, supaya masyarakat dapat terlayani dengan baik," kata Syafruddin kepada RiauBook.com saat ditemui di lokasi peresmian.
Dikatakannya, kedepan masyarakat Kota Pekanbaru sudah tidak disibukkan lagi dengan kendala lokasi kantor pelayanan yang berjauhan antara satu dengan lainnya.
"Jadi masyarakat tidak lagi kesana kemari kalau mau melakukan kegiatan perizinan atau kewajiban-kewajibannya, semua sudah bisa dilakukan di satu tempat ini," ungkap mantan Wakapolri tersebut.
Sambung Syafruddin, "ini tujuannya adalah untuk mengefektifkan dan mengefisiensikan semua permasalahan, serta mengurangi cost (biaya) yang ujungnya adalah memberikan kepuasan kepada publik".
Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar turut memberikan apresiasi atas terwujudnya MPP yang berlokasi di Ex. Kantor Walikota, Jalan Jenderal Sudirman itu.
"Pada prinsipnya Mal Pelayanan Publik adalah untuk mengintegrasikan, baik pelayanan pusat, pelayanan daerah maupun pelayanan bisnis di satu tempat," kata Gubernur.
Syamsuar menambahkan, MPP ini merupakan suatu bentuk inovasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemerintah, "kalau dulu kita harus ke masing-masing instansi sehingga tidak efektif".
MMP ini, sebutnya, merupakan inovasi generasi ke tiga dari pengembangan yang pada generasi pertamanya dikenal dengan Pelayanan Terpadu Satu Atap dan generasi keduanya dikendalikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Secara rinci, Walikota Pekanbaru Firdaus mengatakan pembangunan gedung MPP tersebut dimulai pada tahun 2018 dengan waktu pengerjaan hingga hingga 4 bulan
"Gedung B, bekas Kantor Bappeda Pekanbaru nantinya akan kami jadikan kantor pelayanan untuk kependudukan dan pencatatan sipil, nanti akan ada 10 counter untuk kependudukan, dan 4 counter untuk catatan sipil, totalnya ada 14 pelayanan," ungkap Firdaus.
Sementara untuk Gedung C, kata dia, pada tahun ini pihaknya juga akan melakukan renovasi, tujuannya supaya kapasitas dan luasan pelayanan dapat optimal.
"Nantinya Gedung C akan digunakan untuk Samsat, kemudian untuk pelayanan kejaksaan negeri," kata dia.
Saat ini MPP yang baru diresmikan itu telah berisi 24 kantor pelayanan yang terdiri dari berbagai instansi, baik dari Pemerintah Daerah, BUMD/BUMN hingga kepada instansi vertikal.
"Pelayanan DPMPTSP yang kita berikan 96 layananan, baik perizinan maupun non perizinan, ditambah 24 kementerian lembaga/BUMN dan asosiasi, sehingga total layanan yang ada saat ini ada sebanyak 173 layanan, kita juga akan mengintegrasikan ruang terbuka hijau kita dengan taman kota yang letaknya ada di depan, diharapkan ini semua dapat memberi kepuasan kepada masyarakat dalam pelayanan publik," demikian Firdaus. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…