RIAUBOOK.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau kembali terpilih dan dipercaya menjadi koordinator BEM Se-Indonesia dalam mengawal isu energi dan Minerba tahun 2019.
Posisi tersebut didasarkan pada kesepakatan dalam Musyawarah Nasional (Munas) BEM Se-Indonesia ke XII yang digelar di Universitas Negeri Yogyakarta pada 25-2 maret 2019 lalu dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
"BEM Universitas Riau pada Munas BEM SI -XI sebelumnya diamanahkan menjadi Koordinator Isu Energi dan Minerba, BEM Universitas Riau harus memberikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), tahun ini kita mencalonkan dan kembali terpilih menjadi koordinator untuk isu yang sama," kata Presiden Mahasiswa BEM Universitas Riau Randi Adinaya, Kamis (7/3/2019).
Diakuinya, tahun lalu BEM Universitas Riau selaku Koordinator Isu Energi dan Minerba masih belum mampu mengadvokasi seluruh permasalahan di bidang tersebut, "karena memang kita fokus pada kenaikan harga BBM, langkanya BBM Penugasan dan Subsidi serta pengambilalihan Wilayah Kerja Blok Rokan untuk 100 persen untuk Indonesia".
"Memang masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) bagi BEM Universitas Riau untuk mengadvokasi permasalahan di sektor energi dan Minerba, sehingga kita atas nama mahasiswa dan BEM Universitas Riau kembali mengajukan untuk menjadi Koordinator Isu Energi dan Minerba," tambah Randi.
Dirinya menuturkan, dalam kurun waktu setahun belakangan, BEM Universitas Riau telah melakukan berbagai kegiatan dalam mengawal isu ini. Diantaranya, mengadakan diskusi terbuka "Malam Jum'at Keramat" terkait Premium dilanda kelangkaan, Pertalite semakin mahal pada 1 Maret 2018.
Pemasangan Boneka Pocong di DPRD Riau karena rapat paripurna tidak pernah kuorum saat membahas revisi PBBKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor) serta Aksi Kepung DPRD Riau; "Riau dilanda kelangkaan Premium dan kenaikan harga Pertalite", pada 5 Maret 2018.
"24 Maret 2018, kenaikan Harga Pertalite kembali terjadi, dan kita tindaklanjuti dengan Aksi Segel Pertamina dan Kantor Gubernur Riau pada tanggal 28 Maret 2018," kata dia.
3 April 2018, BEM Universitas Riau melayangkan "surat cinta" untuk Presiden RI terkait langkanya Premium dan mahalnya Pertalite yang berujung pada "Aksi Interupsi Pidato presiden Joko Widodo di Harlah NU Riau" pada 9 Mei 2018.
"Di situ kita juga menuntut agar jangan perpanjang kontrak PT. Chevron Pasific Indonesia (CPI) untuk Blok Rokan dan follow-up revisi Perda Penurunan PBBKB yang masih berproses di Kementerian Keuangan RI," ungkapnya.
20 Mei 2018, BEM Universitas Riau mengadakan Aksi 20 tahun Reformasi dengan mengibarkan bendera Hitam bertuliskan; #ReformasiTakBerdaulat,
#BlokRokanMilikKita, #Refleksi20TahunReformasi.
29 Juli 2018, BEM Universitas Riau bersama BEM Se-Indonesia mendatangi gedung MPR RI, menyatakan Blok Rokan 100% Indonesia, "saat itu disepakati bersama tokoh-tokoh nasional yang hadir bahwa BUMD akan dilibatkan dalam pengelolaan Blok Rokan bersama BUMN melalui mekanisme Konsorsium," tutur Randi.
31 juli 2018, Kementerian ESDM menetapkan BUMN (PT Pertamina) akan menjadi kontraktor Blok Rokan menggantikan PT. CPI pada 2021 mendatang.
8 Agustus 2018, BEM Universitas Riau menggelar Aksi Aspirasi Tentang Blok Rumah dan dilanjutkan dengan aksi menagih janji Politik Riau yang akan turut andil dalam pengelolaan Blok Rokan melalui BUMD-nya pada 9 Agustus 2018.
"15 Agustus 2018, kita melakukan Audiensi kepada Wakil Menteri ESDM RI Archandra Tahar di Kementerian ESDM, dan disana Wamen ESDM siap memfasilitasi Pemprov Riau dan PT Pertamina dalam pembahasan Konsorsium pengelolaan Blok Rokan," tutur Randi.
Pada 5 November 2018, BEM Universitas Riau melakukan Audiensi dengan Komisi IV DPRD Provinsi Riau terkait progress dan usaha Pemprov Riau mempersiapkan BUMD dalam keikutsertaan pengelolaan Blok Rokan.
9 Desember 2018, BEM Universitas Riau mengadakan Diskusi Tematik "Transparansi Tata Kelola Migas" Di Riau di Kedai Kopi Rimbang Baling, Jl.Dwikora No.02 Gobah.
"Sayangnya hingga saat itu juga masih belum ada juga progress dalam mempersiapkan BUMD Riau untuk turut mengelola Blok Rokan," ungkapya.
"Terakhir, pada 14 Februari 2019, kita mengadakan Dialog Ini; Menyongsong Ada Kedaulatan dan Ketahanan Energi dari Riau untuk Indonesia," demikian Randi. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…