RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Bila pada Indodata, Jokowi unggul dari Prabowo, lain halnya dengan hasil survei dari lembaga Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).
Menurut Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yasid, calon presiden nomor urut 02, Prabowo unggul tipis dari rivalnya, Jokowi.
Prabowo unggul tipis dengan angka 47,59 persen, sedangkan Jokowi mendapat suara 45,37 persen.
Dengan keunggulan serta selisih yang begitu tipis, Husin menyebut, Prabowo-Sandi berpeluang besar menang dan maju menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024.
"Perbedaan tingkat elektabilitas yang ketat ini dapat disimpulkan kedua pasangan punya peluang yang sama dalam memenangkan pertarungan."
"Namun dengan dengan keunggulan 2,14 persen, Prabowo-Sandiaga, berpeluang besar menangkan pertarungan di 17 April 2019," ucap Husin, Senin (8/4/2019).
Selain itu, menurut Puskaptis, Prabowo unggul di lima provinsi di Pulau Jawa, yaitu di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, serta Jawa Timur.
Hasil survei yang dirilis Puskaptis memang berbeda dengan beberapa survei lembaga di mana banyak yang mengunggulkan Jokowi.
Hal ini dipertanyakan beberapa kalangan hingga menuding hasil survei Puskaptis kurang akurat.
Husin pun membantah tudingan tersebut dengan mengatakan, metodelogi yang digunakan surveinya telah sesuai kaidah ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Bisa saya jawab secara ilmiah juga, itu secara metodologi, lalu penyebaran wilayah, survei karakteristik pemilih, dari umur, tingkat pendidikan agama dan sebagainya jadi sudah memenuhi kaidah ilmiah," ujar dia.
Husin membantah, surveinya dibayar oleh kelompok tertentu untuk memenangkan satu pasangan calon.
Sumber Istimewa



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…