Pesan Luhut Bagi Para Pembisik Prabowo, 'Beliau Bukan Tipe Perusak Demokrasi'

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Ketegangan antara Jokowi dengan Prabowo masih berlangsung pascapencoblosan lalu, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjandjaitan mengingatkan para pembisik mantan komandan kopasus itu untuk berhati-hati.

Luhut bahkan menulis sebuah catatan dalam akun facebooknya tentang rencana pertemuannya dengan calon presiden Prabowo Subianto.

Tulisan ini dibuat Luhut untuk menjawab pertanyaan seputar rencana pertemuan tersebut. Tak hanya ingin menjelaskan kepada publik, Luhut juga ingin agar Prabowo membaca tulisan ini.

"Apa betul saya diutus Presiden menemui Pak Prabowo? Pertanyaan jurnalis kemarin mungkin mewakili pertanyaan banyak orang. Maka kali ini saya tulis kembali jawaban saya sehingga dapat dibaca oleh publik termasuk Pak Prabowo sendiri," tulis Luhut dalam akun Facebooknya yang dia unggah pada Selasa, (24/4/2019).

Luhut kemudian menceritakan soal bagaimana upayanya untuk bertemu Prabowo. Namun, selalu gagal lantaran keduanya sibuk. Dalam tulisan ini, Luhut juga mengatakan bahwa dia sangat mengenal Prabowo.

Menurutnya, Prabowo adalah orang yang patriot, idealismenya sebagai prajurit, dan kecintaannya pada tanah air ini jangan diragukan.

"Tentu beliau tidak akan mau tercatat dalam sejarah Indonesia sebagai seorang yang tidak mempromosikan demokrasi dengan bagus, atau seorang yang tidak menghargai konstitusi," tulis dia.

"Justru sebaliknya, saya ingin beliau menjadi bagian dari sejarah Indonesia, bahwa demokrasi dibangun juga dari leadershipnya," lanjut Luhut.

Menurut Luhut, Prabowo merupakan orang yang konsisten dan rasional dalam berfikir serta penuh dengan idealisme.

"Saya tidak yakin bahwa Pak Prabowo akan merusak demokrasi kita. Beliau bukan tipe orang seperti itu," kata Luhut.

Melalui tulisan itu pula, Luhut, dia ingin mengingatkan kepada para pembisik Prabowo agar tidak terus memanas-manasi dan memberikan informasi yang tidak jelas.

"Tidak elok kalau kita membohongi atasan dengan informasi yang salah. Jika atasan kemudian membuat keputusan yang salah, hal ini akan menjadi catatan yang tidak baik dalam perjalanan hidupnya. Apalagi dengan adanya digital track sekarang, sampai kapanpun catatan itu tidak akan bisa terhapus," ujar Luhut.

Luhut pun menegaskan, komunikasi dengan Prabowo ini tidak ada kaitannya dengan utus mengutus.

"Presiden sendiri sejak kemarin sangat rileks memberikan pengarahan kepada para pembantunya mengenai APBN 2020 dan bagaimana pemerintah ingin fokus pada masalah pembangunan sumber daya manusia, serta bagaimana membuat harmonisasi peraturan perundang-undangan yang mempermudah investasi. Waktu kita sudah habis untuk membicarakan hal-hal tersebut, sehingga tidak ada sama sekali pembicaraan tentang pilpres," tulis dia.

Dalam tulisan ini pula, Luhut ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa situasi negara sekarang baik-baik saja. "Jangan percaya kepada siapapun yang membuat seolah-olah kita sedang dalam kondisi darurat," tandas Luhut.

Tulisan lengkap

Berikut tulisan lengkap Luhut Binsar Pandjaitan yang diunggah di akun facebooknya:

Apa betul saya diutus Presiden menemui Pak Prabowo? Pertanyaan jurnalis MetroTV dan media lain kemarin mungkin mewakili pertanyaan banyak orang. Maka kali ini saya tulis kembali jawaban saya sehingga dapat dibaca oleh publik termasuk Pak Prabowo sendiri.

Saya memang bicara per telepon dengan Pak Prabowo. Kami janjian makan siang jam 12 Hari Minggu lalu (21/4). Tadinya kami mau makan di satu restoran di mana kami suka makan bersama, tapi kami tidak nyaman karena ada banyak awak media. Kemudian kami setuju janjian makan di dekat hotel tempat Beliau berada pada jam 2 siang. Tapi saya lalu dikabari bahwa pertemuan ditunda ke jam 5 sore dan akhirnya saya mendapat berita melalui ajudannya ke ajudan saya bahwa Pak Probowo sedikit kurang sehat dan minta pertemuan untuk dijadwalkan ulang. Saya bilang tidak ada masalah. Itu hal yang biasa menurut saya.

Suasana obrolan kami via telepon juga baik-baik saja, bahkan gembira, ceria, dan tidak ada sama sekali beban. Itulah yang saya bisa tangkap dari tone suara Prabowo yang saya kenal. Persis situasi kalau kami makan berdua.

Sebagai teman, makan berdua adalah hal yang biasa bagi kami, tidak ada yang aneh dengan itu. Dan terus terang saya sebenarnya hanya ingin mengingatkan saja mengenai partriotisme Pak Prabowo, idealismenya sebagai prajurit, dan kecintaannya pada tanah air ini. Tentu Beliau tidak akan mau tercatat dalam sejarah Indonesia sebagai seorang yang tidak mempromosikan demokrasi dengan bagus, atau seorang yang tidak menghargai konstitusi.

Justru sebaliknya, saya ingin Beliau menjadi bagian dari sejarah Indonesia, bahwa demokrasi dibangun juga dari leadershipnya.

Karena Pak Probowo yang saya kenal adalah seorang yang sangat konsisten dan betul-betul rasional dalam berpikir, yang juga penuh dengan idealisme, penuh dengan jiwa patriot, penuh dengan keinginan berbuat yang terbaik untuk negeri ini. Saya tidak yakin bahwa Pak Prabowo akan merusak demokrasi kita. Beliau bukan tipe orang seperti itu.

Justru kalau sudah bicara nasionalisme, bicara menyangkut masalah kepentingan nasional, demokrasi di Indonesia, Beliau pasti berpikir dengan jernih mana yang terbaik untuk Republik. Saya kira itulah Prabowo yang saya kenal selama bertahun-tahun ini.

Pertanyaan selanjutnya dari media adalah mengenai kapan saya akan bertemu lagi dengan Pak Prabowo.

Kami masih akan melihat jadwal masing-masing. Saya kebetulan sejak kemarin masih sibuk, bahkan malam ini saya ditugaskan untuk pergi menghadiri suatu pertemuan internasional. Pak Prabowo juga sibuk. Nanti, besok atau kapan tidak sibuk, saya akan telepon kembali. Toh tidak ada yang dikejar-kejar juga. Kalau memang sudah waktunya ketemu, kami pasti akan ketemu. Kalau belum, ya belum.

Kalaupun tidak ketemu, yang penting pesan saya sudah sampai kepada Beliau melalui media ini atau lainnya, mudah-mudahan dibaca.

Melalui tulisan ini saya juga ingin menitipkan pesan kepada para senior untuk tidak perlu memanas-manasi dengan memberikan informasi yang tidak jelas kepada Pak Prabowo. Biarkanlah Beliau mendapat informasi yang berimbang sehingga bisa membuat keputusan dengan input data yang benar. Tidak elok kalau kita membohongi atasan dengan informasi yang salah. Jika atasan kemudian membuat keputusan yang salah, hal ini akan menjadi catatan yang tidak baik dalam perjalanan hidupnya. Apalagi dengan adanya digital track sekarang, sampai kapanpun catatan itu tidak akan bisa terhapus

Jadi sebagai jawabannya, komunikasi saya dengan Pak Prabowo kali ini tidak ada langsung urusannya dengan utus-mengutus.

Presiden sendiri sejak kemarin sangat rileks memberikan pengarahan kepada para pembantunya mengenai APBN 2020 dan bagaimana pemerintah ingin fokus pada masalah pembangunan sumber daya manusia, serta bagaimana membuat harmonisasi peraturan perundang-undangan yang mempermudah investasi. Waktu kita sudah habis untuk membicarakan hal-hal tersebut, sehingga tidak ada sama sekali pembicaraan tentang Pilpres.

Proses pencoblosan sudah selesai, sekarang kita tinggal menunggu saja hasil perhitungan dari KPU. Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin juga sangat paham mengenai urut-urutan mekanismenya dan menghormati ketentuan-ketentuan yang berlaku. Pemimpin memang harus begitu.

Apalagi, KPU sendiri dilahirkan atas kesepakatan bersama antara pemerintah dengan legislatif berdasarkan konstitusi. Maka mari kita hormati prosesnya, kita ikuti, dan kita hormati keputusannya.

Kepada masyarakat saya juga ingin menyampaikan bahwa situasi negara kita sekarang baik-baik saja. Jangan percaya kepada siapapun yang membuat seolah-olah kita sedang dalam kondisi darurat.

Saya belum melihat ada indikasi ke arah sana karena tidak ada yang dilakukan pemerintah yang melanggar konstitusi. Saya mantan tentara, anak kandung saya masih anggota aktif Kopassus, saya pasti tahu karena semua perkembangan masih saya dengar di kuping saya.

Sebagai penutup, sekarang kita sudah akan memasuki bulan Ramadhan. Saya berharap teman-teman semua mulai cooling down. Ayo kita sama-sama menatap hari esok yang lebih baik. Mari kita bersama-sama membangun Republik yang kita cintai ini.

Sumber Liputan6

foto

Terkait

Foto

Banyak yang Berguguran, KPU Jerah Laksanakan Pemilu Serentak

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pelaksanaan Pemilu serentak 17 April 2019 mendatangkan duka, ratusan petugas meninggal dunia karena kelelahan, ratusan lainnya bahkan…

Foto

Real Count KPU Terbaru Pagi Ini Sudah 218.972 TPS, Ini Hasilnya

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) masih terus mengupdate rekap hasil perhitungan suara Pemilu 2019. …

Foto

Ketua KPU Sebut Pemilu 2019 di Siak Aman dan Terkendali

RIAUBOOK.COM - Ketua KPU Siak Ahmad Rizal menyebutkan, sampai saat ini proses pemilu 2019 di Kabupaten Siak masih aman, dan…

Foto

Bawaslu Riau Minta Masyarakat Bantu Kirim Foto C1, Banyak Dugaan Perpindahan dan Penggelembungan Suara

RIAUBOOK.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau meminta agar masyarakat bisa mengawal perolehan dan perhitungan surat suara dengan mengirim…

Foto

PAN Klaim Menang Pileg 2019 di Siak, Ini Kata Alfedri

RIAUBOOK.COM - Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Siak mengklaim perolehan suara mereka yang paling tinggi di Kabupaten Siak untuk Pemilihan…

Foto

Bravo 5 Turut Jamin Keamanan Pilpres di Riau

RIAUBOOK.COM - Ketua Relawan Bravo 5 Riau, Arsadianto (Anto) Rachman menyatakan pihaknya turut menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di Riau…

Foto

Luhut Binsar: Saya Ingin Prabowo Dikenang Sebagai Orang Hebat

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) dikenal sebagai orang yang dekat dengan Capres 02 Prabowo…

Foto

Luhut Pandjaitan Yakin Prabowo Tak Ingin Hancurkan Indonesia

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengungkap Prabowo Subianto adalah sosok yang baik dengan jiwa kepemimpinan…

Foto

Banyak yang Gugur, Pemilu 2019 Perlu Evaluasi Mendalam Agar Pilpres dan Pileg Dipisah

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Pemilu 2019 menimbulkan banyak korban, lebih 130 petugas gugur atau meninggal dunia dalam tugas, ratusan lainnya harus…

Foto

Luhut Pandjaitan Puji Prabowo: Beliau Orang Baik, Jangan Dengarkan Pikiran Gak Jelas

RIAUBOOK.COM - Menteri Koordinator Bidang KemaritimanLuhut Binsar Pandjaitan (LBP) menyatakan Prabowo Subianto adalah sahabat yang baik, memiliki cara pandang yang…

Foto

Jefry Noer Raih 53 Ribu Suara di Kampar, Kalahkan 3 Petahana

RIAUBOOK.COM - Mantan Bupati Kampar Jefry Noer berhasil menjadi peraih suara terbanyak di wilayah Kampar dengan memperoleh 53.174 suara untuk…

Foto

Real Count KPU Sudah 126 Ribu TPS, Ini Hasilnya

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) masih terus mengupdate rekap hasil perhitungan suara Pemilu 2019. …

Foto

Sampai Saat Ini, Dua Kecamatan di Siak Selesai Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilu 2019

RIAUBOOK.COM - Sampai hari ini, Senin (22/4/19), sudah dua Kecamatan di KAbupaten Siak telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara untuk Pemilu…

Foto

KPU Siak Siapkan 20 Operator untuk Situng Pemilu 2019

RIAUBOOK.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak memperkerjakan 20 Operator untuk menginput, entry data, scan pada Aplikasi Sistem Penghitungan…

Foto

Heboh, Ada TPS di Sungai Apit Perolehan Suara Capres Melebih Jumlah Pemilih

RIAUBOOK.COM - Terjadi kesalahan data yang ditampilkan di website KPU, TPS 01 Kelurahan Sungai Apit Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak,…

Foto

Moeldoko: Kami Tak Pernah Klaim, Tapi Seluruh Lembaga Survei Katakan Jokowi Menang

RIAUBOOK.COM - Wakil Ketua Tim Kampanye NasionalJokowi-Maruf Amin, Jenderal (Purn) sekaligus mantan Panglima TNI Moeldoko mengatakan pihaknya tidak pernah mengklaim…

Foto

Real Count KPU Sudah 110.106 TPS: di Banten Prabowo Menang Banyak, Bali Milik Jokowi

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) masih terus mengupdate rekap hasil perhitungan suara Pemilu 2019, dan…

Foto

Jokowi Menang 93% di Los Angeles, PSI jadi Partai Pemenang

RIAUBOOK.COM - Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Los Angeles telah selesai melakukan perhitungan suara Pemilu 2019, hasil nya pasangan nomor…

Foto

Anak Yatim Piatu di Jawa Timur Ajak 'Cebong dan Kampret' Baikan

RIAUBOOK.COM - Sabtu (20/4/19), pemandangan tak biasa terlihat di halaman depan kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, puluhan…

Foto

Real Count KPU: di Aceh Prabowo Menang Telak, di Papua Jokowi Juara

RIAUBOOK.COM - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) masih terus mengupdate rekap hasil perhitungan suara Pemilu 2019, dan…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan