RIAUBOOK.COM - 4 partai politik (parpol) baru peserta pemilu 2019 tidak mampu bersaing dengan partai yang lebih "senior" dari mereka, baik ditingkat nasional maupun daerah, seperti contoh di Kabupaten Siak, keempat parpol tersebut dipastikan tidak ada satupun perwakilannya akan duduk menjadi anggota DPRD Siak periode 2019-2024.
Hal itu dibuktikan dengan telah selesainya rapat pleno terbuka rekapitulasi suara ditingkat Kabupaten yang diselenggarakan KPU Siak, Senin (6/5/19) sore di gedung Tengku Mahratu Siak Sri Indrapura.
Dari 4 parpol tersebut partai yang meraih suara tertingi adalah partai Berkarya, partai yang saat ini diisi para elitenya dari keluarga cendana itu hanya mampu meraih total perolehan 5.520 suara atau 2,48 persen dari jumlah pemilih yang memilih di Kabupaten Siak.
Sebenarnya, perolehan suara Berkarya lumayan cukup baik, seperti di Dapil I, partai yang berlambang pohon beringin itu mampu meraih 2.358 suara, namun dengan suara sebanyak itu jatah 11 kursi di dapil tersebut belum mampu mereka amankan.
Kemudian di dapil II, dengan jatah 9 kursi, Berkarya berada diurutan nomor 9 partai yang meraih suara terbanyak, meski nomor 9 partai Berkarya kembali "gigit jari' karena partai lain mampu meraih 2 kursi di dapil itu.
Dapil III, Berkarya tidak bisa berbuat banyak, karena hanya mampu meraih 212 suara, sedangkan di dapil IV Berkarya hanya mampu meraih 1.302 suara, dan jauh dari kata mendapat kursi di dapil itu.
Parpol baru berikutnya, Perindo, partai besutan Harry Tanoe itu juga "melempam', mereka hanya mampu meraup suara keseluruhan 3.068 atau 1,38 persen, masing-masing di dapil I 464 suara, di dapil II 326, di dapil III 1.768 suara dan di dapil IV 510 suara.
Parpol baru lainnya adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang disebut "partainya anak muda" itu gagal bisa mengambil hati kaum muda dan umumnya masyarakat Siak, di dapil I PSI hanya memperoleh 257 suara, di dapil II memperoleh 68 suara, di dapil III 244 suara dan di dapil IV 105 suara dan total keseluruhan 674 atau 0,30 persen.
Parpol baru terakhir adalah Garuda, di dapil I hanya meraih 100 suara, di dapil II 103 suara, di dapil III 85 suara dan dapil IV 116 suara, total suara keseluruhan Garuda 404 atau 0,18 persen.
Namun, Berkarya dan Perindo ternyata jauh lebih baik perolehan suaranya jika dibandingkan "senior" mereka yakni PBB dan PKPI, PBB hanya meraih suara secara keseluruhan 2.005 atau 0,9 persen, dan PKPI 681 suara atau 0,31 persen.
Untuk partai pemenang di Kabupaten Siak diurutan pertama adalh PAN, dengan meraih suara terbanyak di negeri istana itu dengan meraih total 41.169 suara atau 18,47 persen, sedangkan posisi ditempati Golkar dengan 34.857 suara atau 15,64 persendan disusul Gerindra dengan total 28.704 suara atau 12,88 persen.
PDI Perjuangan pada pileg 2014 lalu meraih suara terbanyak ketiga, untuk 2019 ini harus merasa puas dengan urutan keempat dengan total 26.402 suara atau 11,84 persen. (RB/Agus)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…