RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Syamsuar meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merubah pola, untuk pemeliharaan jalan jalan-jalan rusak yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
"Untuk jalan-jalan buruk ini, setelah saya menjabat ini memang saya alami, jalan-jalan kita ini banyak yang parah-parah, maka itu saya minta kepada Pak Dadang (Kepala dinas PUPR) untuk proes pemeliharaan jalan ini jangan dibuat polanya seperti sekarang, pola seperti sekarang ini semua UPT (Unit Pelaksana Teknis) menunggu tender pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya baru dilaksanakan pemeliharaan, berarti sudah sempat rusak baru dilaksanakan pemeliharaan," tutur Syamsuar.
Menurutnya, pemeliharaan jalan rusak di wilayah setempat akan lebih baik dikerjakan dengan sistem swakelola, karena hal tersebut dinilai lebih efesien serta memudahkan pekerjaan pemeliharaan.
"Saya minta modelnya ini swakelola, yang ditenderkan ini bahan bangunan saja, kalau misalnya swakolola, bahannya tetap ada, kalau nanti misalnya ada lobang, sudah bisa langsung dikerjakan," kata dia.
Selain dapat mengurangi biaya, lanjut Syamsuar, cara tersebut sekaligus akan lebih mengakomodir perbaikan jalan dengan waktu yang relaif singkat.
"Jadi ini salah satu cara untuk memercepat perbaikan yan jalan-jalan rusak yang ada di Provinsi Riau, saya sudah perintahkan kepala dinas seperti itu. Harus dibuat pola seperti ini dan jangan dibiasakan lagi pola seperti yang sebelumnya," ujar Syamsuar.
"Jadi tender-tender dengan pola lama itu, yang pertama kerusakan jalan bertambah, dan nanti orang akan cidera," tambahnya. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…