Gubernur Riau Syamsuar. (Foto/Dwi)

Senin, 01 Juli 2019 - 14:05 WIB 8980000

Target Gubri: 2024 Rata-rata Lama Sekolah Capai 9,24 Tahun

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, penentuan tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah tepat sasaran menjadi suatu hal mutlak dalam rangka pemecahan permasalahan pembangunan yang ada di Provinsi Riau.

Kendati demikian, rumusan tersebut tidak terlepas dari beberapa permasalahan pokok pembangunan, salah satunya adalah kesenjangan kualitas sumber daya manusia.

Jika melihat indikator tahun 2018, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Riau berada pada angka 72,44 persen, mengalami peningkatan 0,65 persen dari tahun 2017.

Dengan cara meningkatkan sumber daya manusia yang berdaya saing dan beriman, dinilai dapat menjadi strategi dalam mengatasi permasalahan dalam kesenjangan tersebut.

Dikatakan Gubri, beberapa permasalahan pokok yang menyebabkan kesenjangan kualitas sumber daya manusia di wilayah setempat, di antaranya karena akses dan kualitas pendidikan yang relatif rendah.

"Masih terdapat guru yang belum berkualifikasi S-1/D-IV serta masih banyaknya sekolah yang belum memenuhi standar sesuai Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017," kata Gubri dalam pidatonya saat pembukaan Musrenbang RPJMD Provinsi Riau 2019-2024, di salah satu hotel, Pekanbaru, Senin (1/7/2019).

Untuk hal ini, kata Gubri, pemecahan permasalahan telah dirumuskan melalui peningkatan aksesibilitas dan mutu pendidikan.

"Indikator rata-rata lama sekolah yang mana pada kondisi awal RPJMD tahun 2018 sebesar 8,92 tahun dan pada kondisi akhir RPJMD tahun 2024 ditargetkan menjadi 9,24 tahun," ungkapnya.

Sementara untuk harapan lama sekolah, kata dia, pada kondisi awal RPJMD tahun 2018 yang sebesar 13,11 tahun , ditargetkan menjadi 14,28 tahun pada kondisi akhir RPJMD tahun 2024.

"Strategi dari pencapaian sasaran yaitu melakukan peningkatan aksesibilitas dan kualitas pendidikan dengan arah kebijakan meningkatkan ketersediaan akses pendidikan, meningkatkan kualitas dan pemerataan tenaga pendidik serta meningkatkan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas," tuturnya.

Adapun program pembangunan daerah yang ditetapkan, papar Gubri, yaitu dengan program penyelenggaraan pendidikan menengah, program bantuan operasional sekolah, program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, dan program pendidikan khusus dan layanan khusus. (RB/Dwi)

Share ke BBM

100000000
Dwi Anggera

Berita Terkini

Amanat Mendikbud di Acara Hardiknas 2019

Kamis, 02 Mei 2019 - 23:28 WIB

Pesan Alfedri untuk Anak-anak yang Ikut UNBK di Siak

Senin, 22 April 2019 - 16:01 WIB

Persiapan UN Tingkat SMA di Riau Sudah 100 Persen

Jumat, 29 Maret 2019 - 13:48 WIB

2020 Tidak Ada Lagi Uang Muka Masuk Sekolah di Siak

Selasa, 12 Maret 2019 - 06:40 WIB

DPRD Siak Dorong Pemerintah Bangun Sekolah Baru di Kandis

Senin, 11 Februari 2019 - 16:10 WIB

100 Mahasiswa Riau Raih Beasiswa RAPP

Senin, 10 Desember 2018 - 21:53 WIB

Hari Ini, 279 Mahasiswa Siap Mengikuti Wisuda ke 11 UNISI

Jumat, 07 Desember 2018 - 05:22 WIB

Film Pendek Ciptaan Pelajar Kampar Juara Nasional

Rabu, 28 November 2018 - 09:03 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize