RIAUBOOK.COM - Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Jhonny Gondangdia Plate menilai Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais lebih pantas bicara soal penguatan hidup berbangsa dan bernegara ketimbang porsi 55-45 dalam rekonsiliasi Jokowi- Prabowo.
Ia mengatakan, masalah bagi-bagi kursi menteri kabinet periode 2019-2014 merupakan hak prerogatif Jokowi selaku presiden terpilih.
"Jadi koalisi yang sebelah coba berbicara fokus terkait peran mereka sendiri sebagai koalisi yang belum menang dalam pilpres," ujar Jhony, di Jakarta Pusat, Senin (22/7/2019).
"Penguatan untuk kehidupan untuk bernegara, saran saya lebih bagus itu kalau dibahas oleh mereka, dibanding dengan ngurus sibuk bagi kabinet 55 45, sibuk ngurus segala macam. Itu bukan urusannya, kita pun nggak ngurus, itu punya domain presiden terpilih," ucapnya.
Amien Rais sebelumnya berbicara soal pembagian porsi 55-45 sebagai wujud rekonsiliasi Jokowi-Prabowo. Tokoh politik berjuluk 'Bapak Reformasi' itu menyebut kubu Jokowi telah berpikir dengan akal sehat jika pembagian porsi itu disepakati.
"Saya bilang kalau mau rekonsiliasi tentukan dulu platformnya (programnya), mau diapakan Indonesia ini? Prabowo sudah bicara di mana-mana pentingnya kedaulatan pangan, energi, tanah, air, dan lain-lain. Kalau itu disepakati, misalnya disepakati, ayo bagi 55-45, itu masuk akal. Kalau sampai disepakati berarti rezim ini balik kanan, sudah jalan akalnya," kata Amien Rais dalam sambutan acara 'Muhasabah dan Munajat untuk Negeri' di gedung Dakwah, Jl Kramat Raya, Jakpus, Sabtu, (20/7/2019).
Sumber: detikcom


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…