RIAUBOOK.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprediksi Riau akan menghadapi musim kemarau sampai dengan September, dan mulai memasuki musim penghujan pada pertengahan Oktober 2019.
"Oktober masa peralihan dari musim kemarau memasuki musim penghujan," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki di Pekanbaru, Senin (29/7/2019).
Lanjut Marzuki, September 2019 sebagian wilayah Riau diprediksi mulai mengalami hujan. " Kalau kita lihat di peta, itu terjadi di wilayah Dumai dan sebagian Bengkalis, meski curah hujannya masih belum tinggi atau kategori sedang," ujarnya.
Sementara di Oktober, demikian Marzuki, karena masih dalam masa transisi cuaca, curah hujan di sebagian wilayah Selatan Riau masih belum tinggi, karenanya ia meminta agar semua pihak harus tetap waspada mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhuta).
"Sehingga dapat disimpulkan, pada bulan Juli, Agustus, September, khususnya Riau kita masih mengalami kemarau. Kita harus lebih waspada," ujarnya.
Bila dibandingkan tahun lalu, kata dia, tingkat kemarau pada tahun ini mengalami peningkatan.
"Kalau untuk di Riau, puncak musim kemarau di prediksi umumnya pada bulan Juli sampai Agustus, dengan arah angin bergerak dari arah Utara ke Barat Daya," terangnya.
"Tapi, di atas equator, terjadi pembelokan ke arah Timur Laut, jadi kalau ada hotspot atau kabut asap, pergerakan masa udara akan bergerak dari Selatan menuju ke Utara. Setelah di equator dia mengarah ke Timur Laut. Sehingga kalau terjadi kabut asap, kemungkinan asap akan bergerak ke negara tetangga kita," demikian Marzuki. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…