RIAUBOOK.COM - Komandan Koramil (Danramil) 03/Bunut bersama tim terpadu Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhuta) masih melakukan pendinginan di areal bekas kebakaran lahan yang berlokasi di Desa Petani, Kecamatan Bunut, Pelalawan, Riau, Senin (29/7/2019).
Meski api telah padam, namun sejumlah titik di areal tersebut masih membara, lantaran tanah di lokasi itu berkarakteristik gambut.
"Upaya pendinginan atau penyiraman asap ini merupakan upaya terakhir dalam proses pemadaman, sehingga jika asap sudah habis, maka sudah bisa dipastikan tak akan ada lagi api baru yang akan muncul," ujar Danramil saat memimpin tim terpadu dari berbagai instansi terkait.
Selain untuk mencegah terjadinya bencana kabut asap, kegiatan pendinginan itu juga dimaksudkan untuk menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim Kampar.
Karena itu, ungkap Danramil, pihaknya terus memonitor perkembangan informasi mengenai Karhuta di setiap desa dari tiga kecamatan wilayah teritorial Koran 03/Bunut.
"Sejauh ini saya melihat, semua Babinsa saya sudah semangat dan maksimal dalam melaksanakan tugasnya, baik pada pelaksanaan sosialisasi, hingga penanganan Karhutla diwilayah Koramil Bunut," demikian Kapten Sihotang.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, per tanggal 29 Juli 2019, pukul 16.00 WIB tercatat ada 19 titik hotspot yang terpantau di Kabupaten Pelalawan.
Di mana, 9 titik di antaranya memiliki level confidence lebih dari 70 persen.
Sementara untuk visibility (jarak pandang) di Pelalawan, hanya berjarak 8 Km. (RB)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…