RIAUBOOK.COM - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan penunjukkan kepada PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum untuk mengambil porsi 20 persen atas saham PT Vale Indonesia Tbk.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mengungkapkan, penunjukan itu sudah dilakukan melalui pengiriman surat oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"(Divestasi) Vale Indonesia, Inalum sudah ditunjuk. Sudah selesai," kata Bambang Senin (7/10/2019).
Kendati demikian, Bambang tidak menyebut berapa nilai valuasi dari pelepasan 20 persen saham perusahaan asal Brasil tersebut. "Nilai tidak ada, tidak pakai nilai (valuasi). Menteri Keuangan yang menerangkan," imbuhnya.
Selanjutnya, kata dia, proses divestasi ini akan ditindaklanjuti oleh Inalum dengan skema business to business (b to b).
"(Tahap berikutnya) pokoknya urusan Inalum. (Secara b to b) Iya," ujar Bambang.
Diketahui, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Baru Bara (Minerba), perusahaan wajib mendivestasikan 40 persen sahamnya secara bertahap.
Namun, mengacu pada amandemen kontrak karya pada 2014 lalu, Vale Indonesia telah menjual 20 persen sahamnya lebih dulu pada era 90-an di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dengan demikian, perusahaan masih memiliki kewajiban melepas sisa 20 persen sahamnya pada Oktober 2019.
Sementara itu, divestasi Vale Indonesia perlu mengikuti mekanisme yang berlaku di dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 43 Tahun 2018 tentang Tata Cara Divestasi Saham dan Mekanisme Penetapan Harga Saham Divestasi pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.
Pasal 2 Ayat 5 menyebutkan bahwa divestasi Vale Indonesia perlu ditawarkan ke pemerintah daerah (pemda), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lalu ke badan usaha swasta nasional.
Namun, jika tak ada yang mau mengambil saham Vale Indonesia, maka rencana divestasi bisa saja ditunda ke tahun berikutnya.
Sumber: CNNIndonesia.com


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…