RIAUBOOK.COM - Performa Valentino Rossi terus menurun dalam ajang MotoGP yang dijalaninya dalam kurun waktu terkahir.
Statistik musim ini menunjukkan performa Rossi terus merosot. Pebalap berjulukan The Doctor tersebut tercatat hanya dua kali naik podium dan terakhir kali terjadi pada MotoGP Amerika Serikat di awal musim.
Selain itu, catatan buruk menunjukkan penunggang kuda besi bernomor 46 itu juga telah empat kali gagal finis dan kini duduk di posisi ketujuh.
Melihat kondisi ini, Mantan kepala mekanik Rossi, Jeremy Burgess, menilai The Doctor yang kini memasuki usia 40 tahun dianggap sudah terlalu lama berkarier di MotoGP.
Rossi juga dinilai sudah tak lagi bisa tampil kompetitif di papan atas.
"Rossi mungkin terlalu lama berada di MotoGP," ucap Burgess dilansir RiauBook.com dari CNNIndonesia mengutip Speedcaf, Rabu (23/10/2019).
Meski menilai Rossi semakin sulit bersaing, Burgess tetap berharap The Doctor meraih hasil bagus dalam seri balapan berikutnya di MotoGP Australia.
"Hati saya ingin mengatakan Valentino Rossi (untuk juara di MotoGP Australia) namun kepala saya berkata Marc Marquez," tutur Burgess bersikap realistis.
Diakuinya, Marquez dalam kondisi terbaik musim ini. Namun sirkuit Philipp Island dianggap Burgess sebagai salah satu sirkuit yang sedikit menyulitkan Marquez.
"Marc Marquez tidak punya banyak keberuntungan di Phillip Island. Dia punya keberuntungan luar biasa dalam satu musim namun kemudian bisa berganti menjadi buruk di musim berikutnya," ujar Burgess.
Ungkapnya, Marquez memang pernah dua kali berdiri di atas podium kemenangan pada MotoGP Australia.
Kendati demikian, kata Burgess, namun ia juga pernah didiskualifikasi pada MotoGP 2013 dan tiga kali gagal finis di seri tersebut.


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…