RIAUBOOK.COM - Ketegangan kian memuncak, kali ini Mayor Jenderal Esmail Ghaani pengganti Jenderal Qasem Soleimani bersumpah akan membalas aksi Amerika.
Begitu seriusnya aksi balas dendam ini, Mayor Esmail Ghaani akan melapor langsung ke pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Ghaani dan Soleimani merupakan sahabat karib seperjuangan sejak meletusnya perang Irak-Iran (1980-1988). Sesaat setelah ditunjuk, Esmael langsung melontarkan ancaman dan konsekuensi atas pembunuhannya temannya, Jenderal Qasem Soleimani.
"Kami sampaikan, bersabarlah, dan kami janjikan akan melihat mayat orang Amerika di seluruh Timur Tengah," kata Ghaani dikutip Al-Jazeera, Minggu (5/1/2020).
Jenderal Esmail Ghaani, yang berusia 62 tahun, kini memimpin Pasukan Quds yang berkekuatan sekitar 125 ribu pasukan. Pasukan ini beroperasi secara rahasia di berbagai wilayah timur tengah, khususnya untuk mendukung milisi Pro Syiah dan mendesak pasukan Sunni di berbagai negara.
Keberadaan mereka selama ini memang terbukti meresahkan. Misalnya apa yang terjadi di Irak, di Yaman dan wilayah lainnya yang membuat repot kubu Sunni.
Seperti pendahulunya, Esmail Ghaani muda juga mengalami kebrutalan perang delapan tahun melawan Irak pada tahun 80an, tetapi masih banyak yang belum diketahui tentang tokoh ini.
Tugas pertama yang diemban Esmail Ghaani adalah memimpin pembalasan Iran atas serangan udara Amerika pada Jumat lalu.
Pasukan Quds menjalin aliansi dengan berbagai kelompok, seperti Hezbollah di Lebanon dan pemberontak Houthi di Yaman. Kekuatan aliansi itu menjadi ancaman asimetris untuk menghadapi Amerika dan sekutu di kawasan dengan persenjataan jauh lebih canggih.
Ketika mengumumkan penunjukan Ghaani sebagai pengganti Soleimani, Ayatollah Ali Khamenei menyebut pemimpin baru ini "salah satu komandan paling terkemuka" yang berdinas untuk Iran.
Perkembangan terbaru setelah peristiwa pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani, stasiun televisi Aljazeera Sabtu pagi melaporkan adanya serangan udara lanjutan di utara Baghdad, Irak.
Lokasinya berdekatan dengan pangkalan militer yang digunakan pasukan Inggris dan Italia. Adapun target serangan konvoi kendaraan kelompok Hasd al-Shaabi atau PMU Irak.
Total lima orang tewas akibat serangan pesawat tempur ini. (EP)
Sumber indonesiainside


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…