Ist

Selasa, 18 Februari 2020 - 16:49 WIB 18480000

Plt Bupati Bengkalis Segera Dijemput Paksa, Polda: Sesuai Undang-undang

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau segara menerbitkan surat perintah jemput paksa terhadap tersangka dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PDAM di Tembilahan, Indragiri Hilir, Muhammad ST MT.

Langkah itu, dilakukan lantaran Plt Bupati Bengkalis telah dua kali mangkir dari panggilan penyidik.

Pernyataan ini disampaikan Kasubdit III Tipikor Reskrimsus Polda Riau, Kompol Pangucap Priyo ketika menjumpai massa yang menggelar unjuk rasa di Jalan Gajah Mada.

Dikatakan Pangucap, pihaknya akan melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai dengan yang diamanahkan negara.

 "Mekanismenya, kami akan membuat surat perintah membawa terhadap yang bersangkutan (jemput paksa Muhammad, red)," ungkap Pangucap.

Lanjut Pangucap, pihaknya memastikan bekerja secara profesinal sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kemudian, lanjut dia, dalam penegakan hukum tidak pandang buluh dan tidak melihat latar belakang orang-orang yang diproses kepolisian.

"Saya pastikan, kami bekerja seprofesional mungkin sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku," sebut Pangucap.

Sebelumnya, ribuan massa yang mengatasnamakan warga dan mahasiswa Bengkalis menggelar unjuk rasa di Kantor Ditreskrimsus Polda Riau, Selasa (18/2).

Kedatangan mereka mendesak kepolisian menangkap Plt Bupati Bengkalis, Muhammad ST MT dalam perkara dugaan korupsi pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PDAM di Tembilahan, Indragiri Hilir.

"Kami minta Ditreskrimsus Polda Riau, menangkap Muhammad yang terlibat kasus korupsi. Kami tidak ingin pemimpin kami yang terjerat kasus korupsi," ujar Kordinator lapangan (Korlap), Angki dalam orasinya.

Desakan itu, kata dia, bukan tanpa alasan. Karena menurut Angki, orang nomor dua di Negeri Sri Junjungan telah dua kali mangkir panggilan dari penyidik untuk dimintai keterangan sebagai tersangka perkara rasuah senilai Rp3,4 miliar.

"Muhammad sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Untuk itu, kami minta tangkap dan jemput paksa Muhammad," desak Angki.

Saat ini, aksi unjuk rasa masih terus berlangsung di Jalan Gajah Mada. Bahkan, ribuan massa aksi menutupi ruas jalan yang padat dilalui pengendara dan sehingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang.

sumber riaupos

Share ke BBM

100000000
Fazar Muhardi

Berita Terkini

TKA Cina Tewas Membusuk di Apartemen Lippo

Minggu, 09 Februari 2020 - 08:25 WIB

Warga Inhil Tewas Diterkam Harimau Saat Cari Kayu

Jumat, 31 Januari 2020 - 10:23 WIB

Hati-hati, Barusan Penumpang Ojol Tewas Terlindas Truk

Senin, 13 Januari 2020 - 11:42 WIB

Pemuda Bertato Dihajar Emak-emak, Ini Sebabnya

Minggu, 05 Januari 2020 - 13:38 WIB

Kampar Banjir, Pemkab Siapkan 86 Titik Pengungsian

Kamis, 12 Desember 2019 - 13:40 WIB

Warga Kampar Dimakan Harimau, Fakta atau Hoax?

Rabu, 04 Desember 2019 - 10:28 WIB

Heboh, Mayat Membusuk di Kampung Dalam

Kamis, 24 Oktober 2019 - 10:09 WIB

Dua Terduga Teroris Jaringan Abu Zee Dirungkus Densus 88

Minggu, 13 Oktober 2019 - 18:18 WIB

Laka Maut, 4 Orang Tewas, Bayi Selamat

Kamis, 01 Agustus 2019 - 11:13 WIB

Bentrokan Berdarah, Mesuji Masih Mencekam

Senin, 22 Juli 2019 - 07:43 WIB

Duel Maut, Pak RT Tewas Mengenaskan

Jumat, 12 Juli 2019 - 07:34 WIB

Enam Ruko Pekanbaru Hangus, 1 Orang Tewas

Senin, 08 Juli 2019 - 06:05 WIB

Seorang Ustaz Dibunuh dengan Keji

Rabu, 03 Juli 2019 - 10:37 WIB

Tega, Suami Bunuh Isteri

Minggu, 30 Juni 2019 - 11:30 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize