Penandatanganan kerjasama antara PT CPI dan LAMR terkait pengembangan sentra ekonomi kreatif dan budaya Melayu Riau.

Senin, 02 Maret 2020 - 14:42 WIB 9100000

Kerjasama dengan LAMR, PT CPI Bangun Sentra Ekraf dan Budaya Melayu Riau

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Provinsi Riau dalam waktu dekat akan memiliki sebuah sentra pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis budaya Melayu, berupa 12 kios terintegrasi untuk memamerkan hasil kerajinan dan makanan khas dari 12 kabupaten/kota di wilayah setempat.

Rencana pembangunan sentra ekonomi kreatif ini tertuang dalam perjanjian kerjasama antara SKK Migas - PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) yang ditandatangani di Pekanbaru pada Senin (2/3/2020).

Di mana, sentra tersebut bakal dibangun di kompleks Gedung LAMR, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Untuk pelaksanaan pembangunannya sendiri, akan dimulai pada pertengahan bulan Maret dan diharapkan selesai akhir bulan Juni tahun ini.

Nantinya, setiap kabupaten/kota juga dapat menampilkan pertunjukan seni dan budaya Melayu di atas panggung yang tersedia di area tersebut.

"Kerja sama atau kemitraan LAMR bersama SKK Migas - PT CPI ini memiliki nilai strategis untuk pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya Melayu di Riau. Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu ikon destinasi wisata dan sentra pengembangan UMKM di Provinsi Riau," ungkap Presiden Direktur PT CPI Albert Simanjuntak.

Kerja sama tersebut, kata dia, akan semakin memperkuat kemitraan jangka panjang PT CPI dengan masyarakat Riau khususnya dan Pemerintah Indonesia.

Apalagi, selama lebih dari 95 tahun, PT CPI menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perkembangan wilayah maupun masyarakat Riau.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada LAMR atas kemitraan yang dijalin untuk pengembangan ekonomi dan pelestarian budaya Melayu Riau. Ini merupakan kehormatan besar bagi kami," kata Albert.

Sebagai tindak lanjut, LAMR dan PT CPI akan membentuk sebuah komite yang bertugas memastikan kesinambungan kegiatan agar sentra ekraf tersebut selalu menarik untuk dikunjungi.

Komite itu, terdiri dari perwakilan LAMR dan para pemangku kepentingan terkait, akan menyusun rencana kegiatan tahunan secara baik.

Nantinya, setiap bulan juga akan ditunjuk salah satu kabupaten/kota untuk mengisi acara budaya dan seni. PT CPI akan ikut memantau dan memfasilitasi pelaksanaan program pada tahun pertama.

Albert berharap, kehadiran sentra ekonomi kreatif ini dapat mendorong kreativitas para pelaku UMKM maupun pelaku seni dan budaya Melayu di wilayah setempat.

Apalagi, kata dia, sektor ekraf memiliki potensi besar untuk terus tumbuh karena bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini. Baik dari keragaman kekayaan seni dan budaya, maupun sebagai salah satu prioritas dalam rencana pengembangan ekonomi nasional.

Selain itu, ekraf merupakan salah satu dari sepuluh sektor utama penopang perekonomian Indonesia dan salah satu sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja.

Kata dia lagi, program pemberdayaan ekonomi lokal selaras dengan fokus program-program investasi sosial yang dijalankan oleh PT CPI selama ini.

"Tujuan yang ingin dicapai adalah menciptakan kemandirian melalui semangat kewirausahaan. Selain pemberdayaan ekonomi, bidang-bidang lain yang menjadi fokus program investasi sosial PT. CPI adalah kesehatan, pendidikan dan pelatihan, serta lingkungan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Datuk Seri Al Azhar mengatakan, kerjasama ini merupakan suatu langkah untuk terus mengingat peranan PT CPI di Riau menjelang masa alih kelola Blok Rokan ke Pertamina.

"Bagi kami, ini penanda ada niat baik dari Chevron untuk terus menjalin hubungan. Meskipun Agustus 2021 mendatang Chveron tidak lagi menjadi operator pengelola Blok Rokan," kata di.

Dalam penandatanganan perjanjian kerja sama itu, turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pengurus Harian LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, Kadis Kebudayaan Riau, Yoserizal Zein mewakili Gubernur Riau Syamsuar, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Di pihak PT CPI, selain Albert Simanjuntak, tampak pula Sr. VP Corporate Affairs PT CPI Wahyu Budiarto didampingi sejumlah jajaran. (RB/dwi)

Share ke BBM

100000000
Dwi Anggera

Berita Terkini

Sudah 3.041 Orang Meninggal Terjangkit Corona

Senin, 02 Maret 2020 - 09:32 WIB

Gegara Corona, MotoGP Qatar 2020 Dibatalkan

Senin, 02 Maret 2020 - 09:15 WIB

Kajari Agam Diduga Kriminalisasi Guru Dimutasi ke Papua

Sabtu, 29 Februari 2020 - 18:45 WIB

Raja Tetapkan Muhyiddin Yassin Jadi PM Malaysia

Sabtu, 29 Februari 2020 - 18:08 WIB

Rusuh di India Paling Mengerikan, Umat Islam Jadi Korban

Sabtu, 29 Februari 2020 - 16:17 WIB

Bioskop di Jepang Tutup Gegara Virus Corona

Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:46 WIB

Munas PERADI, Asep Ruhiat: Advokat Harus Lebih Merakyat

Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:40 WIB

BI dan Polda Tandatangani Kesepahaman Penegakan Hukum

Jumat, 28 Februari 2020 - 10:25 WIB

SMSI Bantu Media Siber Riau Verifikasi ke Dewan Pers

Selasa, 25 Februari 2020 - 12:14 WIB

Pemprov Riau Tambah Mesin Pompa Air untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Februari 2020 - 15:56 WIB

Sempat Disegel, Dua Gelper di Pelalawan Kembali Buka

Minggu, 23 Februari 2020 - 18:59 WIB

Syamsuar: Venue Eks PON Tak Boleh Mangkrak

Minggu, 23 Februari 2020 - 18:38 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Progres Tol Permai

Jumat, 21 Februari 2020 - 14:35 WIB

Tol Permai di Riau Tuai Banyak Pujian

Kamis, 20 Februari 2020 - 19:54 WIB

Deputi Presiden: Belum Pasti Jokowi ke Riau

Rabu, 19 Februari 2020 - 20:12 WIB

ASN Pensiun Dapat Rp1 Miliar?

Rabu, 19 Februari 2020 - 08:27 WIB

Ini Dia Postingan Terakhir Ashraf Suami BCL Sebelum Wafat

Selasa, 18 Februari 2020 - 11:53 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize