RIAUBOOK.COM - Persaudaraan Alumni (PA) 212 mengatakan bahwa pemerintah tampaknya lebih memilih berdamai dengan corona yang merupakan senjata pemusnah masal rakyat indonesia demi kepentingan asing.
Sebelumnya Pemerintah Indonesia telah kembali membuka mode transportasi meski masih menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini disebut-sebut sebagai kelonggaran, meski penyebaran covid-19 terus mengalami peningkatan.
Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengatakan bahwa indikasi itu terlihat dengan derasnya TKA China yang datang ke Indonesia.
"Pemerintah pusat pun malah berdamai dengan corona. Artinya, PSBB sengaja digagalin yang diduga memang sengaja corona ini sebagai senjata pemusnah massal rakyat Indonesia demi kepentingan asing.
Dengan indikasi derasnya arus kedatangan TKA China pun yang diduga justru membawa virus corona," kata Novel Bamukmin kepada Tagar, Jumat, 15 Mei 2020.
Novel pun mengaku tak habis pikir dengan keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang membuka kembali transportasi, sehingga resiko penularan virus tersebut semakin besar.
"Kementrian Perhubungan telah membuka semua moda transportasi, jelas melanggar ketetapan penghentian penyebaran corona yang telah dibuatnya oleh pemerintah pusat," ujarnya.
Dia menegaskan bahwa pemerintah seolah lebih mempertimbangkan aspek ekonomi, salah satunya karena hingga saat ini pasar masih dibuka bebas, dengan alasan pelonggaran PSBB.
"Padahal PSBB diterapkan demi alasan penekanan penyebaran virus corona. Tapi TKA China bebas masuk, bahkan moda transportasi dibebaskan, juga pasar dan pusat perbelanjaan masih ramai dengan alasan pelonggaran PSBB demi pertimbangan ekonomi," kata Novel lagi.
sumber cnn


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…