ilustrasi. (net)

Senin, 05 April 2021 - 13:57 WIB 17410000

Tega, Ibu di Majalengka Jual Anak Gadisnya Untuk Dijadikan Budak Seks

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM -Seorang ibu inisial TA (45) warga Majelengka Jawa Barat tega menjual anak kandungnya sendiri, Y (25) untuk menjadi pemuas nafsu birahi para pria "hidung belang". Dia melakoni bisnis bejatnya itu lewat aplikasi online.

Saat ini, polisi sudah menangkap TA. Dia diringkus di rumahnya, Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Jumat 12 Maret 2021 lalu.

"Telah diamankan seseorang wanita inisial TA pelaku prostitusi online yang telah kedapatan menawarkan perempuan kepada pria hidung belang," kata Kasatreskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan, Senin (5/4/2021).

Siswo menjelaskan TA menawarkan sejumlah wanita muda kepada pria melalui WhatsApp dengan cara mengirimkan foto plus tarifnya. TA juga menyediakan salah satu kamar di rumahnya untuk dipakai sebagai tempat dari bisnis haramnya itu.

Saat ditangkap, kata Siswo, didapati seorang pria dan wanita yang tengah berduaan di dalam kamar rumah TA. Dari situlah terungkap bahwa wanita muda yang ada di dalam kamar tersebut ialah Y, anak kandung TA.

"Setelah dilakukan interogasi diketahui bahwa sebenarnya perempuan yang di dalam kamar itu adalah Y. Dia tak lain merupakan anak kandung tersangka (TA) yang telah ditawarkan kepada pria hidung belang," ucapnya.

"Tersangka ini menawarkan wanita secara daring, mengirimkan foto-foto kepada pelanggannya," ujar Siswo menambahkan.

Kepada polisi, TA nekat melakoni bisnis prostitusi online itu lantaran terhimpit masalah ekonomi. Parahnya lagi, suami TA mengetahui perbuatannya.

"Tersangka ini masih berumah tangga, suaminya juga tinggal serumah. Dari pengakuannya tersangka sudah dua tahun melakukan bisnis prostitusi ini, alasannya karena faktor ekonomi," tutur Siswo.

TA mendekam di sel tahanan Mapolres Majalengka. Sementara anak dan perempuan lainnya masih berstatus saksi untuk dimintai keterangan.

Akibat perbuatannya itu TA dijerat Pasal 27 ayat 1 Jo pasal 45 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. "Ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara," ucap Siswo.

Sumber: Detik.com

Share ke BBM

100000000
Dwi Anggera

Berita Terkini

Cegah Pungli, Polsek Bunut Gelar Sosialisasi

Jumat, 22 Januari 2021 - 13:35 WIB

Polsek Kerumutan Ciduk Pelaku Judi Togel

Minggu, 17 Januari 2021 - 14:06 WIB

Dugaan Korupsi 1,2 Miliar, Sekda Riau YP Ditahan

Selasa, 22 Desember 2020 - 17:15 WIB

Hati-hati, Djoko Tjandra Joker

Senin, 03 Agustus 2020 - 06:57 WIB

Kantor Disdik Riau Digeledah Jaksa Terkait Korupsi

Selasa, 21 Juli 2020 - 17:25 WIB

Buang Sabu di Depan Polisi Ganjarannya Sel Tahanan

Kamis, 18 Juni 2020 - 18:40 WIB

Novel Baswedan Minta Terdakwa Air Keras Dibebaskan

Selasa, 16 Juni 2020 - 07:47 WIB

Polisi Inhu Ciduk 2 Pelaku Narkotika

Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:07 WIB

Miliki Sabu, Sepasang Suami Istri Dirungkus

Minggu, 05 April 2020 - 08:49 WIB

Ketua DPRD Riau Diperiksa KPK

Kamis, 19 Maret 2020 - 13:32 WIB

Plt Bupati Bengkalis DPO Korupsi

Kamis, 05 Maret 2020 - 14:09 WIB

Edarkan Sabu, 2 Pria Peranap Diciduk

Sabtu, 22 Februari 2020 - 20:16 WIB

Oknum Polisi Jadi Kurir Narkoba Asal Malaysia

Rabu, 19 Februari 2020 - 14:12 WIB

BPOM Inhil Musnahkan Sitaan Senilai Rp1,065 Miliar

Selasa, 18 Februari 2020 - 08:14 WIB

Polisi Seberida Ringkus Pengedar Sabu

Senin, 17 Februari 2020 - 11:19 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize