Walhi Ingatkan Agar Tambang Rakyat di Kuantan Singingi Diawasi Ketat

Walhi Ingatkan Agar Tambang Rakyat di Kuantan Singingi Diawasi Ketat

Ist

RIAUBOOK.COM - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau mengingatkan kepala daerah untuk mengawasi dengan ketat usulan dan kegiatan Pertambangan Rakyat (PR) dengan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di atas lahan seluas 2.653 hektare untuk mengantisipasi potensi kerusakan ekologis.

Romes Irawan Putra, Ketua Badan Pengurus, Kaliptra Andalas mengungkap penerbitan izin di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kuantan dapat memperburuk kerusakan ekologis jika tidak diawasi dengan ketat.

"Bahwa formalisasi PETI melalui WPR tidak akan menyelesaikan masalah pencemaran merkuri kronis, degradasi DAS, banjir berulang, dan ancaman kesehatan masyarakat, melainkan berisiko memperparah krisis lingkungan yang sangat kritis," kata Romes.

Menurut Romes hal ini tidak sejalan dengan pernyataan Suhardiman Amby sebagai Bupati Kuansing yang dalam pemberitaan soal bahaya merkuri dan banjir akibat PETI pada Oktober 2025 lalu. Risiko membuka peluang pertambangan rakyat di area DAS yang kritis tanpa pengawasan ketat justru memperparah kerusakan lingkungan yang telah terjadi.

Walaupun kebijakan ini diatur dalam UU Minerba No. 3/2020 dan turunannya seperti Kepmen ESDM No. 152/2024 tentang Dokumen Pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat Pada Provinsi Riau, titik lemahnya ialah pengawasan tidak ketat seperti, pemenuhan standar lingkungan (termasuk Amdal atau UKL-UPL), larangan penggunaan merkuri, perlindungan sempadan sungai dan kawasan DAS, dan rehabilitasi pascatambang.

Ahlul Fadli, Manajer Kampanye dan Pengarusutamaan Keadilan Iklim WALHI Riau, menyebutkan klaim bahwa Izin Pertambangan Rakyat (IPR) akan benar-benar menguntungkan ekonomi masyarakat patut dipertanyakan secara kritis.

Meskipun pemerintah Provinsi Riau mempercepat legalisasi tambang rakyat dengan membentuk Pokja IPR dan menargetkan 30 blok wilayah pertambangan rakyat (WPR) di tujuh kecamatan, kebijakan ini belum tentu berujung pada kesejahteraan masyarakat.

"Jangan sampai skema legalisasi ini berpotensi menjadi pintu masuk bagi pemodal besar," katanya.

Skema ini, kata dia, sering kali justru memperkuat ketimpangan, di mana penambang asli hanya menjadi buruh atau pemegang saham kecil, sementara keuntungan besar mengalir ke pihak yang menguasai rantai pasok, peralatan, dan pemasaran emas.

Ia menjelaskan, DAS Kuantan saat ini menghadapi dampak lingkungan yang sangat serius, mulai dari kerusakan fisik pada DAS, pendangkalan sungai, degradasi ekosistem, hilangnya biodiversitas, pencemaran merkuri, logam berat dan limbah.

Hal tersebut memperparah kerusakan lingkungan, ancaman kesehatan masyarakat, dan kerugian ekonomi jangka panjang.

Hasil uji laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuantan Singingi pada Juni 2025 lalu menyebutkan pencemaran akibat limbah Pabrik Kelapa Sawit milik PT Sawit Inti Makmur (SIM) terbukti melampaui ambang mutu kualiatas air.

"Berdasarkan berbagai kajian ilmiah serta pemantauan lapangan menyebutkan terjadi penurunan kualitas air Sungai Kuantan dan wilayah DAS menghadapi ancaman serius."

Kunni Masrohanti, Dewan Daeah WALHI Riau mengimbau masyarakat, tokoh masyarakat dan pemuda untuk memahami bahwa Sungai Kuantan adalah sumber kehidupan utama, bukan sekadar komoditas tambang.

Kerusakan DAS bukan hanya isu lingkungan, melainkan ancaman ekonomi jangka panjang seperti banjir merusak lahan pertanian, air tercemar mengganggu kesehatan masyarakat, dan hilangnya sumber ikan mengancam ketahanan pangan.

"Penting untuk menjaga Kelestarian DAS berarti menjaga air bersih, tanah subur, serta hutan sebagai penyangga bencana alam," kata Kunni.

Kunni menegaskan bahwa penyelamatan DAS Kuantan adalah keharusan, bukan sekadar opsi, karena ketergantungan pada model ekstraktif seperti pertambangan dan ekspansi perkebunan telah mempercepat kerusakan ekosistem, pencemaran, banjir, serta marginalisasi masyarakat lokal.

Pemerintah harus segera beralih fokus ke ekonomi alternatif seperti agroforestri lestari, pariwisata alam dan budaya yang memberdayakan komunitas, pengolahan hasil hutan non-kayu, serta pertanian dan perikanan air tawar.

"Jika tidak pemodal rakus akan memperlebar ketimpangan akses sumber penghidupan, dan meninggalkan warisan degradasi permanen bagi generasi mendatang," katanya.

Diversifikasi menuju model yang menjaga keseimbangan alam, kesehatan masyarakat, dan kesejahteraan jangka panjang kata dia bukan lagi pilihan idealis, melainkan satu-satunya jalan realistis untuk pemulihan Sungai Kuantan. (rls)

foto

Terkait

Foto

Terima Challenge Tanam Pohon dari Kapolda, Siswa SMA Riau Dapat SIM Gratis

RIAUBOOK.COM - Sejumlah siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pekanbaru menerima challenge (tantangan) dari Kapolda Riau Irjen Pol…

Foto

Terkait Izin Pertambangan Rakyat di Kuansing, Plt Gubernur: Untuk Koperasi Rakyat Bukan Korporasi

RIAUBOOK.COM - Pihak Pemerintah Provinsi Riau menegaskan bahwa skema Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Kabupaten Kuantan Singingi, diperuntukkan sepenuhnya bagi…

Foto

Tim Gabungan Satreskrim Polres Kampar Tutup Aktivitas Penambangan Tanah Urug Ilegal

RIAUBOOK.COM - Satuan Reserse Kriminal Polres Kampar bersama tim gabungan dari Kodim 0313/KPR melakukan penindakan terhadap aktivitas penambangan tanah urug…

Foto

Polsek Kandis Gaungkan Edukasi Green Policing di Pesantren Zain Nurrullah

RIAUBOOK.COM - Kepolisian Sektor (Polsek) Kandis melaksanakan kegiatan Edukasi dan Green Policing di Pesantren Zain Nurrullah, Kelurahan Simpang Belutu, Kecamatan…

Foto

Polsek Kandis Gelar Edukasi Green Policing di SDN 015: Menanam Kesadaran Lingkungan Sejak Dini

RIAUBOOK.COM - Polsek Kandis, melalui program Green Policing, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi lingkungan yang berlangsung di SDN 015 Kelurahan…

Foto

Kapolda Riau Bersama Forkopimda Hadiri Natal Agung Oikumene 2025

RIAUBOOK.COM - Polda Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) menghadiri Perayaan Natal Agung Oikumene…

Foto

Polsek Kandis Laksanakan Green Policing di SDN 001 Kandis untuk Edukasi Siswa Soal Lingkungan

RIAUBOOK.COM - Dalam upaya memperkenalkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kepada generasi muda, Polsek Kandis menggelar kegiatan Green Policing di SDN…

Foto

Rakerda WALHI Riau: Merumuskan Strategi Terwujudnya Keadilan Ekologis untuk Pulihkan Riau

RIAUBOOK.COM - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Evo Hotel (09/01/2026). Forum ini dihadiri…

Foto

Kapolsek Binawidya Pimpin Goro Massal Antisipasi Banjir Musim Hujan, Alat Berat Dikerahkan

RIAUBOOK.COM - Kapolsek Binawidya, Kompol Nusirwan.S.H memimpin langsung kegiatan gotong royong (goro) massal bersama personel kepolisian, aparatur kelurahan, ormas Pemuda…

Foto

Lestarikan Alam, Pengda IOF Riau Gelar Jambore di Taman Hutan Raya Minas

RIAUBOOK.COM - Pengda IOF Riau melalui Komunitas TLCI ( Toyota Landcruiser Indonesia ) Ch#2 Riau pada Sabtu dan Minggu 10-11…

Foto

Mambang Mit Pimpin Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau

RIAUBOOK.COM - Musyawarah Khusus Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) yang berlangsung di Gedung Dang Merdu, Senin (12/1/2026),…

Foto

Pengamat: Surat Abdul Wahid Dari Balik Jeruji KPK Adalah Hoax

RIAUBOOK.COM - Jagat media sosial dan grup percakapan singkat dihembuskan kabar mengenai beredarnya sebuah pucuk surat yang diklaim ditulis langsung…

Foto

Polsek Kandis Panen Raya 10 Ton Jagung Dukung Ketahanan Pangan Pemerintah

RIAUBOOK.COM - Polsek Kandis Polres Siak melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung sebagai wujud nyata dukungan terhadap Program Presiden Republik Indonesia…

Foto

Waspada! WhatsApp Plt Gubernur Riau Diretas

RIAUBOOK.COM - Akun WhatsApp Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto diretas oknum tak bertanggung jawab. Masyarakat diminta…

Foto

Polsek Kandis Gelar Panen Raya Jagung Dukung Program Presiden RI Wujudkan Ketahanan Pangan

RIAUBOOK.COM - Dalam rangka mendukung program Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan nasional, Polsek Kandis Polres Siak melaksanakan kegiatan panen…

Foto

Kapolda Riau Panen Raya Jagung Serentak Kuartal lV di Kampar

RIAUBOOK.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menghadiri panen raya jagung serentak Kuartal IV Tahun 2025-2026 di Desa Pantai Raja, Kecamatan…

Foto

Polemik Yayasan Raja Ali Haji, Gubri Diminta Turun Tangan

RIAUBOOK.COM - Perubahan struktur dan status Dewan Pembina Yayasan Raja Ali Haji (RAH) yang menaungi Universitas Lancang Kuning kini…

Foto

Irjen Herry Heryawan Resmikan Tabung Harmoni Hijau Polda Riau

RIAUBOOK.COM - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan secara resmi meluncurkan program "Tabung Harmoni Hijau Polda Riau", sebuah inovasi strategis…

Foto

Jalan Berlubang Ancam Keselamatan Pengendara, Plt Gubernur: Percepatan Berbaikan Akan Segera Dilakukan

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, kembali menegaskan pentingnya percepatan perbaikan jalan berlubang di sejumlah ruas Bumi…

Foto

Masyarakat Apresiasi Gerakan Kolaborasi Kapolsek Binawidya dalam Antisipasi Bencana Banjir

RIAUBOOK.COM - Menanggapi tingginya intensitas curah hujan di wilayah Kota Pekanbaru, Polsek Binawidya melakukan langkah preventif dengan menggelar aksi gotong…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan