Gudang Indo Beras Utama Digerebek, Saham Tiga Pilar Merosot Drastis

RIAUBOOK.COM - Pembongkaran gudang pengoplos beras di Bekasi berdampak para merosotnya harga saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (TPSF), selaku induk usaha dari PT Indo Beras Utama (IBU).

TPSF merupakan perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 2003 yang pada awalnya hanya bergerak di bisnis makanan (TPS Food). Perseroan memiliki dua produk utama yaitu makanan dasar dan beras. Kode sahamnya di bursa adalah AISA.

Untuk makanan dasar mereka punya produk Mie Ayam 2 Telor, Mie Superior, Bihun Superior, Bihun Jagung, Bihunku. Untuk makanan ringan perseroan memproduksi Taro, Bravo, Gulas, Mie Kremez. Di bisnis beras, TPSF memiliki berbagai beras kemasan antara lain Manknyuss, Cap Ayam Jago, Jatisari, Istana Bangkok, Desa Cianjur, Beras Rumah Adat, Rojolele Dumbo.

Kinerja perusahaan ini cukup positif, pada triwulan I-2017, TPSF meraup penjualan Rp1,457 triliun, laba tahun berjalan Rp118 miliar.

Saham AISA langsung melorot ketika dibuka pada perdagangan Jumat (21/7/2017). Hingga akhir sesi pertama, AISA melorot 24,9 persen menjadi Rp 1.205. Para investor ramai-ramai melepaskan saham AISA setelah munculnya berita tentang pengoplosan tersebut.

Menurut tim riset Ciptadana Sekuritas, sulit bagi AISA untuk kembali dari berita buruk hari ini. "Menurut kami, para konsumen akan mengurangi pembelian semua penawaran dari AISA, karena konsumen menyadari produk yang disebut premium itu sebenarnya berkualitas rendah. Diperlukan waktu dua pekan bagi konsumen untuk bereaksi dan mencari alternatif," demikian tim riset Ciptadana.

Selain itu, pesaing AISA yaitu HOKI diperkirakan akan mengalami kenaikan penjualan dari dampak substitusi tersebut. Sedangkan AISA mungkin akan menerima hukuman melalui larangan operasional atau sangsi yang mungkin akan menggerus cadangan kas mereka. Sementara itu, saham PT Boeyoeng Putra Sembada (HOKI) pesaing AISA naik 5,45 persen pada akhir sesi pertama menjadi Rp 426.

Diberitakan sebelumnya, sebuah gudang milik PT Indo Beras Utama (IBU) berisi 1.161 ton beras Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat, tadi malam berhasil digerebek Satgas Pangan Polri. Gudang tersebut diduga digunakan sebagai penampungan dan tempat pengoplosan beras medium yang dijual sebagai beras premium.

"Setelah kami melihat tadi data-data, dari sektor pertanian, jenis beras ini adalah beras IR 64 subsidi pemerintah, yang kemudian dipoles menjadi beras premium," kata Mentan Amran Sulaiman dalam keterangan resminya, Jumat (21/7/2017).

Komposisi beras MAKNYUSS dan CAP AYAM JAGO yang diproduksi PT IBU tidak sesuai dengan apa yang tercantum pada label. Hal ini didasarkan pada hasil laboratorium pangan terhadap kedua merek beras tersebut.

Penyidik menduga terdapat tindak pidana dalam proses produksi dan distribusi beras yang dilakukan PT IBU sebagaimana diatur dalam Pasal 383 KUHP dan Pasal 141 UU 18 tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 62 UU nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Tak cukup sampai di situ, perusahaan yang menjual beras merek MAKNYUSS dan CAP AYAM JAGO ini dianggap menetapkan harga pembelian gabah di tingkat petani yang jauh di atas harga pemerintah dapat berakibat pelaku usaha lain tidak bisa bersaing.

Konsekuensinya Harga penjualan beras produk PT IBU di tingkat konsumen juga jauh di atas harga yang ditetapkan pemerintah yaitu sebesar Rp9.500 per kg. Para pelaku usaha pangan harus mengikuti harga acuan bahan pangan yang diatur pemerintah yakni Permendag No 47 tahun 2017 yang ditetapkan tanggal 18 Juli 2017 yang merupakan Revisi Permendag 27 tahun 2017. Pemerintah sudah menetapkan harga gabah Rp3.700 per kilogram, tetapi mereka beli harga lebih tinggi.

"Berdasarkan hasil penyidikan diperoleh fakta bahwa perusahaan ini membeli gabah di tingkat petani dengan harga Rp4.900," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya di Jakarta, Jumat (21/7/2017).

PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (TPSF), selaku induk usaha dari PT Indo Beras Utama (IBU) membantah seluruh tuduhan itu. Anton Apriyantono, Komisaris Utama dan Komisaris Independen perseroan menyangkal semua tuduhan itu.

"Tuduhan itu tak benar semua, apa yang dimaksud mengoplos? Kalau beras yang maksud itu beras premium, beras bisa dari sana sini, yang penting memenuhi kriteria yang ditetapkan," kata Anton dikutip dari Tirto.id.

Ia mengatakan PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk akan balik menuntut kepada pihak-pihak yang melakukan tudingan.

"Apa maksudnya membuat kebohongan publik, kita akan tuntut balik," tegas Anton.

Rencananya, sore ini PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk akan menggelar konperensi pers untuk membantah informasi yang beredar soal penggerebekan gudang beras milik perseroan.

"PT IBU itu anak perusahaan PT TPS foods. Tunggu press conference direksi sore ini ya," katanya. (RB/tirta)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Pasca Penggerebekan Gudang Pengoplos Beras, Ayam Jago dan Maknyuss Masih Beredar Bebas

RIAUBOOK.COM - Polisi telah berhasil membongkar kecurangan yang dilakukan PT Indo Beras Unggul (PT IBU), Jalan Rengas kilometer 60 Karangsambung,…

Foto

Telah Hadir MMC Financial Service di Pekanbaru, Berikut Layanan yang Diberikan

RIAUBOOK.COM - PT MNC Kapital Indonesia Tbk atau lebih dikenal dengan MMC Financial Services resmi dibuka di Pekanbaru. peresmian Integrated…

Foto

Usaha Ikan Patin di Siak Sangat Menjanjikan, Petani Bisa Raup Keuntungan Puluhan Juta Setiap Kali Panen

RIAUBOOK.COM - Siapa yang tak kenal dengan ikan patin, ikan yang sudah tidak asing ini, merupakan jenis ikan tawar, ternyata…

Foto

Sulit Bersaing di Perang Tarif Internet, Indosat Ooredoo Surati Menkominfo

RIAUBOOK.COM - Pasar layanan data internet antara operator di tanah air terbilang cukup ketat. Bahkan perang tarif dirasakan makin tak…

Foto

Bank Riau Kepri Teken MoU Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Pelalawan dan Dumai

RIAUBOOK.COM - Bank Riau Kepri (BRK) menandatangani MoU kerjasama dengan Pemkab Pelalawan dan Pemko terkait penerapan Kasda Online Interface Simda.…

Foto

Kementerian: Perusahaan Perkebunan Sawit Wajib Pulihkan Fungsi Lindung Ekosistem Gambut

RIAUBOOK.COM - Perusahaan perkebunan yang berlokasi di wilayah Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Ekosistem Gambut, diwajibkan untuk memulihkan kawasan Fungsi Lindung…

Foto

Stok Langka, Harga Garam di Trenggalek Melonjak 2x Lipat

RIAUBOOK.COM - Garam bisa dikatakan sebagai bumbu dapur yang harganya murah meriah. Namun di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur terjadi kelangkaan…

Foto

Perseteruan Aqua Vs Le Minerale Memanas, Pemilik Toko Beri Kesaksian

RIAUBOOK.COM - Dua perusahaan air mineral terbesar di Indonesia, yakni Aqua dan Le Minerale berseteru. Kian memanas usai PT Tirta…

Foto

Rencana Pembunuhan Ahok, Salah Satu Alasan Pemblokiran Telegram

RIAUBOOK.COM - Baru-baru ini, pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika memblokir Telegram. Salah satu alasannya, media sosial ini sering digunakan…

Foto

Bhinneka.com Bersama LKPP Gelar Sosialisasi Pengadaan Barang Melalui E-Katalog

RIAUBOOK.COM - Bhinneka.com merupakan toko online yang bekerjasama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggelar sosialisasi pengadaan barang melalui…

Foto

Produksi Sawit Malaysia Naik, Harga CPO Riau Malah Anjlok

RIAUBOOK.COM - Kenaikan produksi sawit Malaysia menjadi salah satu faktor penyebab pergerakan harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit…

Foto

Luncurkan Beras 'Kota Istana', Siak Genjot Target Swasembada Pangan

RIAUBOOK.COM - Masyarakat kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak khususnya Kampung Teluk Masjid dan Lalang sudah bisa mencicipi beras produksi hasil…

Foto

Mal ini Sediakan Ruang Khusus Suami yang Malas Temani Istri Belanja

RIAUBOOK.COM - Kaum Adam di Cina pasti merasa senang dengan kehadiran fasilitas baru yang disediakan Mal Global Harbour. Mal ini…

Foto

Pencurian Kayu Marak di PT Diamon Raya Timber

RIAUBOOK.COM - PT Diamon Raya Timber (DRT) bergerak di bidang pengelolaan hasil hutan sejak lama menguasai wilayah Hak Pengelolaan Hutan…

Foto

Labersa Grand Hotel Pekanbaru Tawarkan Promo Spesial 'Spirit July'

RIAUBOOK.COM- Kembali Labersa Grand Hotel & Convention Center Pekanbaru memberikan penawaran spesial. Kali ini promo 'Spirit July' menginap.Hotel berbintang lima…

Foto

Ngemplang Pajak Rp 2,37 Miliar, Pengusaha Tambang Emas Disandera

RIAUBOOK.COM - EB, pengusaha tambang emas dan perak di Kalimantan Timur dan Utara harus disandera di Lapas Salemba, Jakarta lantaran…

Foto

Maksimalkan Layanan Data dengan XL Kartu Perdana Super Ngobrol Baru

RIAUBOOK.COM - PT XL Axiata, Tbk meluncurkan kartu perdana XL Super Ngobrol Baru dalam rangka membantu percepatan kemajuan bangsa…

Foto

Pasar Senggol Dumai Sepi Pengunjung Usai Lebaran

RIAUBOOK.COM- Kondisi pasar tradisional Senggol kota Dumai sepi dari pengunjung usai hari raya Idul Fitri 1438 Hijiriah. Sepinya pengunjung pasar…

Foto

Usai Lebaran, Sejumlah Kebutuhan Pokok Mengalami Kenaikan Harga di Dumai

RIAUBOOK.COM - Sejumlah kebutuhan pokok di Kota Dumai, Riau, mengalami kenaikan harga setelah hari raya Idul Fitri 1438 Hijiriah. …

Foto

Penjualan Samyang Halal Merosot 30 Persen

RIAUBOOK.COM - Penemuan mie instant merk Samyang dengan kandungan babi cukukp menghebohkan publik beberapa waktu yang lalu. Pihak perusahaan pengekspor…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan