RIAUBOOK.COM - Menyusuli serangkaian kegiatan International Union of Forest Research Organization (IUFRO)-International Conference of Indonesian Forestry Researchers (INAFOR) Tahun 2017 yang telah diselenggarakan sejak Senin kemarin (24/07/2017), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Dr. Siti Nurbaya melakukan pertemuan dengan Duta Besar Finlandia, H.E. Paivi Hiltunen-Toivio dan Penasehat Menteri Pertanian dan Kehutanan Finlandia, Marjukka Mahonen, di Yogyakarta (25/07/2017), untuk membahas kerjasama penelitian dan pengembangan kehutanan.
Â
Ruang lingkup kerjasama ini terdiri dari bidang pengembangan ekonomi berbasis lingkungan (bioeconomy) di tingkat Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), efisiensi dan keberlanjutan dalam pemanfaatan sumber daya alam, bioenergi, pengelolaan hutan lestari, pengembangan industri berbasis kayu berkelanjutan, ekowisata, pengendalian hama dan penyakit hutan, perlindungan dari kebakaran, serta peningkatan kapasitas.
Â
"Pertemuan kali ini merupakan tindaklanjut implementasi kerjasama antara Indonesia dan Finlandia yang dimulai bulan April lalu (07/04/2017). Fokus utama kerjasama ini adalah konsep bioeconomy atau yang dikenal di Indonesia sebagai green economy," ujar Siti Nurbaya.
Â
Pada lokasi yang sama, juga dilakukan pertemuan lanjutan oleh Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi (BLI) Kementerian LHK, Dr. Henry Bastaman, bersama dengan Wakil Badan Peneliti Finlandia, Dr. Johanna Bucher. Pertemuan tersebut sebagai bentuk tindaklanjut pembentukan joint working group yang diwakili oleh BLI KLHK, sebagai wakil Delegasi Indonesia (DELRI), dan Badan Litbang Finlandia.
Â
Kerja sama ini meliputi produksi biomassa, perencanaan sumber daya dan pengambilan keputusan, pemanenan dan logistik, penyulingan biologis dan simbiosis industri, produksi bioekonomi, pelayanan, dan rantai bisnis.
Â
Delegasi Indonesia menekankan pembelajaran dalam pelaksanaan dan pengelolaan program Perhutanan Sosial di Indonesia, khususnya perlunya penguatan kelembagaan, penguatan tata kelola hutan, penguatan kewiraswastaan (entrepreneurship), serta penguatan dan integrasi pendekatan hulu hilir untuk peningkatan nilai tambah produk hasil hutan.Â
Â
Memantapkan diskusi pertemuan bilateral ini, Menteri LHK membahas proposal penelitian bersama Indonesia —Finlandia, serta membahas lebih lanjut terkait peran KPH dalam meningkatkan industri kehutanan berbasis masyarakat dan perangkat kebijakan yang diperlukan. (RB/rls)
Â
Â
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
Djati Witjaksono Hadi
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…