Ustad Abdul Somad. (net)

Selasa, 12 Desember 2017 - 21:24 WIB 27430000

Ustad Abdul Somad, Tadzikrah Bagi Bangsa

Share ke BBM

RIAUBOOK.COM - Oleh Fahri Hamzah

Ustadz Abdul Somad adalah jangkar NKRI. Dia mengingatkan kita bahwa di Indonesia ini ada Melayu, Riau dan Kesultanan Siak Indragiri yang masyhur. Tak akan ada NKRI tanpa itu semua. Yang lupa diri atau terprovokasi tolong sadarkan.

Bagian dari kekecewaan kita kepada pemerintah ini adalah karena ulama moderat seperti Ustadz Abdul Somad seperti dipaksa menjadi radikal dengan membiarkan kelompok radikal menyerangnya tanpa alasan. Lalu mereka dilindungi.

Ustadz Abdul Somad bukan saja ulama tetapi suara daerah. Alasan untuk menghadirkan beliau di tengah bangsa kita adalah darurat di tengah sekelompok lobby untuk memarginalkan daerah dan juga memarginalkan suara agama yang moderat. Mereka adalah kekuatan adu domba.

Meski belum pernah ketemu beliau, tapi saya juga terkesan dengan Ustadz Abdul Somad yang hadir pada saat yang sangat penting bagi bangsa kita. Kita lagi lupa sejarah, lupa agama, lupa budaya dan lupa jati diri. Kita perlu Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad berada dan berasal dari Riau daratan, yang secara teritorial merupakan eks Kesultanan Siak Indrapura. Ini adalah kesultanan yang memiliki pertalian dengan Kesultanan Johor, yang kini menjadi bagian dari Malaysia.

Ustadz Abdul Somad adalah keturunan orang terhormat dan Datok/Atok dari UAS adalah Tuan Guru Syekh Silau dari Kesultanan Asahan, Sumatera Timur (kini Sumatera Utara). Kesultanan yang roboh pada tragedi pembantaian 1946.

Sementara itu, Sultan Asahan pertama berbinkan (berketurunan langsung) kepada Sultan Iskandar Muda, yakni Sri Paduka Sultan Abdul Jalil I bin Almarhum Sultan Iskandar Muda Johan Berdaulat.

Ustadz Abdul Somad diterima secara meluas karena salah satu faktorya karena dia berdiri di atas kemelayuan yang sudah meluas. Ciri utama Melayu adalah berazaskan Islam, berbahasakan Melayu, beristiadatkan Melayu.

Tamadun (peradaban) Melayu, sendi-sendi kebudayaan Melayu, bertiangkan pada Islam. Ia berbeda dengan entitas lain yang kulturnya masih bersifat dialog, memilih, atau bahkan mempertentangkan, dengan Islam. Ia pada mulanya adalah kekosongan.

Karena itu, maka sesungguhnya batallah segala kebiasaan jika ia bertentangan dengan Islam. Jiwa Melayu diisi oleh Islam. Dan ia memeluknya hingga bersebati, bersenyawa bagai zat dengan bendanya.

Persebatian ini bisa dilihat dari ikrarnya, yakni adat bersendikan syara' dan syara' bersendikan kitabullah. Ikrar ini pun hadir di tanah kesultanan kami Sumbawa, yakni "Adat barenti ko syara' ke syara' barenti ko kitabullah".

Dan inilah yang membuat Melayu meluas, dengan bahasanya yang telah diisi oleh worldview Islam. Ia bagaikan makhluk dari zaman kuno. Segala jejaknya, terutama bahasa, masih terasa hingga hari ini. Namun eksistensinya kerap dinegasikan.

Tak hanya eksistensinya yang kerap dinegasikan, tetapi juga dengan seluruh sumber daya alamnya. Bertahun-tahun masyarakat muslim menantikan hadirnya suatu keadilan. Yang paling mencolok adalah persoalan sumber daya alam, seperti minyak.

Dan pada persoalan ketidakadilan inilah Ustadz Abdul Somad kerap hadir dan melantangkannya. Beliau adalah tadzkirah atau peringatan bagi bangsa ini untuk kembali pada kesejatian jadi diri dan warisan leluhur kita.

Mari kita saling mengenal dan tidak melupakan sejarah. Waspadalah bangsaku. Jangan mau diadu domba.

*Penulis adalah Wakil Ketua DPR RI, Tulisan ini diambil dari akun facebook milik @FahriHamzahPage, Selasa (12/12/2017). (RB/yopi)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

Share ke BBM

100000000
Yopi Pranoto

Berita Terkini
Dunia Islam:

Abdul Hamid II dan Baitul Maqdis

Selasa, 12 Desember 2017 - 13:30 WIB

Riau dan Yogyakarta

Selasa, 12 Desember 2017 - 10:35 WIB

Atas Nama NKRI dan Pancasila

Senin, 11 Desember 2017 - 23:46 WIB
Dunia Islam:

Baitul Maqdis Pusat Negeri Mukmin

Senin, 11 Desember 2017 - 23:41 WIB
Opini:

Antara Mengaku dan Diakui Berbhineka

Senin, 11 Desember 2017 - 14:57 WIB
Dunia Islam:

Al-Aqsha Memanggil Kaum Muslim

Jumat, 08 Desember 2017 - 10:51 WIB
Opini:

Efek Doa

Rabu, 06 Desember 2017 - 21:09 WIB
Dunia Islam

Allah Pemberi Hidup

Selasa, 05 Desember 2017 - 19:35 WIB
Reuni 212

Persatuan Atas Rahmat Allah

Minggu, 03 Desember 2017 - 14:22 WIB

Keris 'Sakti' Rahasia Dinasti

Sabtu, 02 Desember 2017 - 11:19 WIB

Tugu Antikorupsi, Kebanggaan Riau yang Luntur

Kamis, 30 November 2017 - 02:17 WIB

Hukum dalam Negeri Seni Politik

Senin, 27 November 2017 - 15:08 WIB

Pesek yang Menjelaskan

Jumat, 24 November 2017 - 00:18 WIB
Opini

Muslim, Mengapa Politik Menarik

Rabu, 22 November 2017 - 16:16 WIB
Opini

Ini Bukan Soal SN

Selasa, 21 November 2017 - 17:04 WIB

Mafia Negara, 'Shame on You'

Selasa, 21 November 2017 - 00:28 WIB

Masukkan Aku Dalam Daftarmu

Minggu, 19 November 2017 - 22:57 WIB

Menawar Harga untuk Satu NKRI

Minggu, 19 November 2017 - 20:00 WIB
Opini

Manuver Politik KPK

Jumat, 17 November 2017 - 23:36 WIB
Dunia Islam

Sedikit Tentang Ilmu

Jumat, 17 November 2017 - 09:17 WIB

Jangan Sampai Hukum seperti Sarang Laba-laba

Jumat, 17 November 2017 - 07:07 WIB

Benang Menang Merah Antara HAM dan Kebebasan

Kamis, 16 November 2017 - 13:34 WIB

Cerdas Memilih di Tengah Kemajuan Teknologi

Senin, 13 November 2017 - 13:36 WIB

Pancasila dan Orang Indonesia

Jumat, 10 November 2017 - 21:59 WIB

Catatan Gilang Mahardika untuk Sumpah Pemuda

Minggu, 29 Oktober 2017 - 22:46 WIB

Catatan Najwa untuk Sumpah Pemuda

Minggu, 29 Oktober 2017 - 21:46 WIB

Peran Sentral Pemuda

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 09:26 WIB
Opini

Aditya dan Gelora Gerakan Mahasiswa

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 21:38 WIB

Niat KPK Memang Merusak Citra Peradilan

Senin, 09 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Propaganda Anti Korupsi Seperti Cara Kerja PKI

Minggu, 08 Oktober 2017 - 11:19 WIB

Organ-organ Jaringan Narkoba di Riau, Mana Jantungnya?

Jumat, 06 Oktober 2017 - 23:09 WIB

Bangsa Paling Dermawan

Rabu, 04 Oktober 2017 - 13:55 WIB

Cari Judul Berita

Populer



hut kota dumai riauboook

Galeri Pemkab Siak

galeri menanam padi siak


Galeri Riau Pustaka Lingkungan Dunia



Banner

Socialize