RIAUBOOK.COM - Ratusan relawan bersama ribuan warga menyambut kahadiran pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Riau Doktor Firdaus dan Rusli Effendi di Pasar Syariah Ulul Halbab, Kecamatan Siak Hulu, Kampar.
Dalam kegiatan itu, Sabtu (24/02/2018) siang, relawan Firdaus-Rusli (Firli) juga membuka bazar atau pasar murah yang dinamai Rumah Pangan Indonesia (RPI).
"Kegiatan RPI sudah sesuai dengan ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan juga sesuai dengan Undang-undang Pilkada," kata Ketua Tim Relawan Firdaus-Rusli, Jefry Noer di lokasi kegiatan.
Pasangan calon Firdaus dan Rusli Effendi tampak tiba di lokasi kegiatan pada pukul 10.30 WIB dengan disambut riuh tebuk tangan ratusan relawan dan hambir seribuan masyarakat yang ada di pasar syariah itu.
Mengenakan pakaian khas putih garis hijau-biru dan tanjak di kepala, pasangan tersebut juga menyalami sejumlah warga dan memberikan hadiah kejutan bagi pendukung setia yang memiliki suara besar saat bersorak; "Firdaus-Rusli, Jadikan".
"Kondisi ekonomi di Provinsi Riau saat ini buruk dan tentu itu berdampak pada masyarakat. Sehingga saya berkeinginan adanya perubahan, dan saya siap untuk menjadi pelayan baru bagi masyarakat Riau," kata Firdaus dalam pidatonya.
Sementara Rusli Effendi dalam pidatonya memberi harapan bagi masyarakat Kampar untuk memilih paslon yang benar-benar sudah teruji.
Pada kampanye siang itu, pasangan ini berulang kali disebut sebagai gubernur dan wakil gubernur Riau. "Ucapan adalah doa," kata Sandi Uti, warga yang hadir di acara itu.
Selain berkampanye, paslon Firdaus-Rusli juga mengukuhkan kelompok masyarakat di kecamatan itu untuk dijadikan sebagai tim relawan tingkat kecamatan setempat.
Kemudian, 'The Doctor' sebutan yang kini lekat oleh Firdaus dan 'The Ulama' sebutan Rusli Effendi, keduanya juga meresmikan Rumah Pangan Indonesia (RPI) yang bedara di dalam pasar tersebut.
Jefry Noer sebagai penggagas RPI mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau terkait diadakannya bazar atau pasar murah saat kampanye paslon.
"Tidak ada persoalan selagi ada batasan-batasan sesuai dengan Per-KPU dan UU Pilkada, yakni subsidi tidak lebih dari Rp25 ribu per paket per orang," kata Jefry.
Sesuai Ketentuan
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, yang dihubungi menyatakan, sesuai dengan Per-KPU dan UU Pilkada, sudah diatur tentang kampanye paslon kepala daerah, termasuk soal bazar.
"Bazar dengan pasar murah itu sama, sehingga keberadaan program RPI yang dilaksanakan di Pasar Syariah Ulul Halbab saat kampanye paslon Firdaus-Rusli tidak ada masalah dan sudah sesuai degan ketentuan," kata Rusidi.
Rusidi menjelaskan, memang mengenai bazar tidak diatur secara terperinci, namun yang jelas di Per-KPU ada disebut soal dana atau transport kampanye peserta yakni Rp25 ribu dan bukan dalam bentuk uang.
"Jadi jika diberikan dalam bentuk subsidi dengan nominal Rp25 ribu untuk sambako, itu tidak ada masalah dan tidak ada larangan," katanya.
Memang, demikian Rusidi, kegiatan bazar atau pasar murah ini sangat dekat dengan yang namanya politik uang, tapi sesungguhnya hal itu sudah diatur dalam Per-KPU dan UU Pilkada. (RB/fzr)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…