RIAUBOOK.COM - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan, alokasi Dana Desa (DD) dan terkait Alokasi Dana Desa (ADD) domain eksekutornya adalah bupati dan dia berharap untuk segera ditindak lanjuti.
"Makanya kita mendorong, karena Dana Desa, terkait juga Alokasi Dana Desa itu domain eksekutornya kan ada di bupati, kita juga berharap kepada bupati melalui dinas, khususnya Dinas PMD(Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) atau nomenkelatur lainnya untuk segera menindak lanjuti," kata Syarial Abdi kepada RiauBook.com di Kantor Gubernur Riau, Senin (26/2/2018) di Kantor Gubernur Riau.
Ia mengatakan pemerintah provinsi memiliki anggaran yang harus segera ditindak lanjuti kepala desa.
"Ada anggaran dari pemerintah provinsi, bantuan keuangan desa yang harus segera ditindak lanjuti oleh kepala desa dan kita sudah siapkan itu melalui BP4D (Badan Perencanaan, Pembagunan, Penelitian dan Pengembangan Desa)," kata Syahrial.
Dia mengimbau kepada bupati untuk secepatnya melakukan penyerapan DD dan AdD tersebut karena sudah harus melaporkan melaporkan serapan yang terkait dengan Dana Transfer.
"Secepatnya lah, karena ini sudah harus melaporkan serapan Dana Transfer, karena Dana Desa termasuk Dana Transfer dari Pusat," demikian Syahrial.
Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Kementerian Keuangan RI melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Riau pada pertengahan Februari 2018, capaian yang telah terealisasi untuk tahun 2017, Provinsi Riau telah membangun jalan desa sepanjang 137.279,28 km, membangun jembatan desa 7.821meter, drainase desa 18.443, 21 km, embung desa 14.752 meter, pasar desa 338 unit dan Pos Yandu 206 unit.
Selain itu, Dana Desa juga telah digunakan untuk membangun kantor desa 38 unit, Polindes 63 unit, PAUD/TK 956 unit, gedung serbaguna 217 unit, kolam ikan 1.206 meter serta dialkoasikan untuk BUMDES sebesar Rp 4 miliar.
Pada tahun ini, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 226/PMK. 07/2017 tentang Perubahan Rincian Menurut Daerah Kabupaten/Kota T. A 2018, Pemerintah Pusat menyediakan Dana Desa untuk 10 kabupaten di Provinsi Riau mencapai lebih dari Rp 1,2 triliun.
Kabupaten Kampar mendapat total dana lebih dari Rp 185 miliar yang dibagi untuk 242 desa, Indragiri Hulu mendapat lebih dari Rp 140 miliar untuk 178 desa, Bengkalis mendapat lebih dari Rp 118 miliar untuk 136 desa, Indragiri Hilir mendapat lebih dari Rp146 miliar untuk 197 desa, Pelalawan mendapat lebih dari Rp 90 miliar untuk 104 desa, Rokan Hulu mendapat lebih dari Rp 120 miliar untuk 139 desa dan untuk Rokan Hilir, mendapat lebih dari Rp126 miliar untuk 159 desa.
Untuk Kabupaten Siak, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana sebesar lebih dari Rp 97 miliar yang diperuntkan bagi 122 desa, Kuantan Singingi mendapat lebih dari Rp153 miliar untuk 218 desa dan Kepulan Meranti mendapat lebih dari Rp 84 miliar untuk 96 desa. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…