RIAUBOOK.COM - Pihak Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, berhasil mengamankan dan menyita 4 kilogram sabu dari tangan seorang kurir yang diduga sebagai bagian dari jaringan sindikat narkoba internasional.Â
"Dari tangan tersangka J kami menyita delapan paket sabu-sabu dengan berat total empat kilogram atau setara Rp6 miliar," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto dalam keterangan pers di Pekanbaru, Senin (23/4/2018).Â
Santo, demikian sapaan akrab Kapolresta mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras jajaran Satres Narkoba dalam melakukan penyelidikan dan pengintaian selama beberapa pekan terakhir dengan melibatkan Ditresnarkoba dan Dikrimum Polda Riau.
Ia menuturkan, tersangka JRZ alias Jhon (44) yang merupakan warga Kota Pekanbaru itu ditangkap di rumahnya di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.Â
Dalam penangkapan yang dilakukan pada Kamis (19/4) kemarin, polisi menemukan seluruh barang bukti sabu-sabu yang diakui tersangka dijemput dari Kota Dumai untuk kemudian diserahkan ke penadah di Pekanbaru.Â
"Diduga kuat seluruh barang bukti sabu-sabu itu berasal dari luar negeri yang masuk melalui pelabuhan-pelabuhan tikus di pesisir Riau," ujarnya.
Untuk itu, dia mengatakan jajarannya  masih terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk berupaya mengungkap pengirim dan penerima serbuk haram itu.Â
Lebih jauh, tersangka Jhon mengakui dirinya telah tiga kali menjadi kurir narkoba dengan rute yang sama, Dumai-Pekanbaru. Meski tidak menyebut angka pasti setiap pengiriman, dia mengatakan  ia bawa selalu membawa dalam jumlah besar.Â
Sementara itu, dalam kasus yang terakhir ini, pria yang keseharian bekerja sebagai montir elektronik itu mengaku diupah sebesar Rp3 juta untuk setiap satu paket atau sebesar Rp24 juta untuk seluruh paket tersebut.Â
Dalam dua bulan terakhir, jajaran Polda Riau terus menggagalkan upaya peredaran narkoba di wilayah itu. Jaringan yang diungkap juga sama seperti kasus diatas, yakni sindikat yang menyelundupkan narkoba melalui perairan pesisir Riau seperti Dumai atau Bengkalis untuk dibawa ke Pekanbaru.Â
Namun, mayoritas para tersangka yang diciduk aparat hanya sebatas kurir, dan polisi belum berhasil mengungkap aktor dibalik jaringan tersebut. Polisi menyatakan selalu kesulitan mengungkap jaringan narkoba karena mereka kerap menggunakan sistem jaringan terputus. (RB/ant)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…