RIAUBOOK.COM - Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) Yasona Laoly mengibaratkan CPNS yang bertugas dibawah lembaga Kemenkumham bagiakan kertas putih yang harus dijaga.
Bila dikotori maka akan sulit untuk dibersihkan.
Pesan itu disampaikan dalam sambutannya di Balai Serindit, Gedung Daerah Jalan Diponegro, Sabtu (28/4/18).
Pada kesempatan ini, Yasona menegaskan kepada pejabat atau petugas senior bertanggungjawab untuk mendidik dan mengayomi junior mereka.
"Jangan racuni junior mu ini. Mereka ini ibarat kertas masih bersih, belum ada coretan apa-apa. Tapi kalau kalian coret dengan hal-hal tak berguna, maka reputasi junior mu pun tergadai. Tak mudah untuk membersihkannya lagi," kata Yasona, saat memberikan pengarahan kepada 448 CPNS Kemenkumham yang hadir.
Karena itu menurut Yasona, prinsip untuk menjadi diri sendiri dengan berpegang pada norma dan aturan merupakan syarat utama untuk menjadi seorang aparatur Kemenkumham.
Karena sejatinya menurut Yasona, seorang aparatur Kemenkumham memberikan pengayoman sesuai dimana mereka ditempatkan.
Yasona yang juga politisi PDIP ini lantas memberikan motivasi kepada CPNS Kemenkum dengan mengatakan, mereka adalah orang terpilih. Tidak semuanya mendapatkan kesempatan yang sama.
"Kau harus bersyukur dengan apa yang telah kau capai sekarang. Kenapa, andai saja bisa jab tan yang kau raih sekarang ini bisa dibeli oleh masyarakat, jutaan orang di luar sana siap membayar. Makanya sekali lagi, kau syukuri apa yang telah kau capai. Tinggal bagaimana kau buktikan sejauh mana dedikasih mu," ungkap Yasona.
Secara keseluruhan, baik CPNS, pejabat mau pun jajaran Kemenkum yang hadir agar bisa memperlihatkan semangat dalam bekerja. Kepercayaan aparatur Kemenkumham oleh masyarakat bergantung sejauh mana bagaimana nilai-nilai yang sudah ditanamkan sesuai ketentun bisa dijalankan.
"Saya percaya dengan kalian, karena kalian orang terpilih. Jangan hanya karena rayuan, kalian lalu terjebak pada persoalan yang sebenarnya itulah tugas utama memberikan pengamanan, pelayanan serta hal-hal yang tidak bertentangan dengan undang-undang," papar Yasona.(RB/MC)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…