RIAUBOOK.COM - Direktur Operasional dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Siak, Ekariza mengatakan pihaknya selalu ingin mencoba kerjasama yang positif untuk membangun daerah lingkup wilayah kerja operasionalnya.
Hal tersebut dikatakan Ekariza usai menandatangani perjanjian pengalihan Participating Interest (PI) 10 persen kepada Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Riau Petroleum Siak, Selasa (7/8/2018) di Gedung Daerah, Pekanbaru.
"Sesuai peraturan Menteri ESDM yang telah ditetapkan, PI 10 persen ini akan dikelola dan diberikan kepada PT Riau Petroleum Siak," kata dia.
Ekariza juga mengatakan, pihaknya memiliki konsep meningkatkan produksi minyak untuk peningkatan pendapatan daerah dengan mengedepankan aspek keselamatan.
"Ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan pembangunan di Provinsi Riau ini," ujarnya.
Kata dia, ada empat kegiatan utama yang selalu diusahakan dalam menggali sumber daya alam minyak dan gas.
"Yang pertama adalah keselamatan, artinya jangan sampai terjadi insiden kecelakaan kerja di wilayah kerja operasional, yang kedua kita selalu mengusahakan produksi minyak dan gas bumi dengan melakukan pengeboran, perawatan sumur, maupun keandalan-keandalan fasilitas yang ada di tempat kita," tuturnya.
Selanjutnya, pihaknya juga berharap dukungan keamanan dari instansi terkait dalam hal penanggulangan gangguan dalam pelaksanaan operasi kerja PHE Siak.
Terakhir, kata Ekariza, pihaknya enantiass fokus pada evektifitas dan efisiensi pembiayaan dalam pelaksanaan kegiatan operasional hulu Migas.
"Semua itu adalah langkah kita untuk meningkatkan laba pendapatan dari kegiatan ini dalam rangka pembangunan di wilayah kerja kita," demikian Ekariza. (RB/Dwi)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…