RIAUBOOK.COM - Kapasitas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, sesungguhnya adalah 175 orang, namun saat ini diisi sebanyaj 519 napi dan tahanan.
Rutan yang berada di Pematangreba, Kecamaaatan Rengat Barat, hingga sekarang masih kewalahan untuk menampung Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang harus dilayani mengingat jumlahnya yang susah over.
Kepala Rutan Regat, Bejo Sukirman Amd IP SH MH mengatakan, Rutan yang dipimpinnya, hanya memilik kapasitas 175 orang, namun saat ini jumlah warga binaan yang ada mencapai 519 orang.
"Kelebihan mencapai 350 persen," kata Bejo.
Kelebihan tersebut tentunya akan sangat mempengaruhi pada cost atau pengeluaran dari Rutan itu sendiri yang pada akhirnya akan tidak sepimbang dengan anggaran yang dimiliki oleh lebaga dibawah Kementrin Hukum dan HAM tersebut.
Disebutkan Bejo, selain itu juga kelebihan muatan tersebut akan sangat berpengaruh pada penempatan para warga binaan di Sel mereka, diaman ada sel yang harus diisi dengan 30 orang, sementara ruangan terbatas hanya bisa diisi untuk maksimal 10 orang saja.
Dia kemudian menyampaikan harapan agar pemerintah daerah bisa membantu.
"Kami harapkan agar aspirasi warga binaan tertampung, kami mohon bantuan Pemda di bidang perbengkelan dan jahit, sehingga warga binaan bisa mendpatkan keterampilan sebagi modll saat keluar nantinya. Karena kita kaya akan tenaga tapi modalnya tidak ada," imbuhnya.
Terkait harapan ini, Wakil Bupati Inhu Khairizal menyebut akan mengupayakan dapat membantu kebutuhan penambahan ruang sel bagi warga binaan.
"Kita akan cek dan coba bahas ini. Mudah-mudahan bisa masuk untuk anggaran tahun 2019," katanya didampingi Sekda Inhu Hendrizal. (RB/MCR)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…