RIAUBOOK.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau merespon beberapa permasalahan yang banyak ditanyakan masyarakat terkait keterbatasan surat sura dibanding jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) saat proses pemungutan suara berlangsung.
Ketua KPU Provinsi Riau Ilham Yasir mengatakan, permasalahan tersebut disinyalir karena adanya kesalahan dalam men-set distribusi surat suara, hal itu disebabkan pihak percetakan yang menjadi rekanan KPU RI tidak mampu menepati pengadaan kekurangan surat suara sesuai jadwal yang disepakati saat Rakor.
"Sepertinya salah di pengesetan, memang kami dapat surat suara pada distribusi pertama itu dari tanggal 1-16 Maret, kami lakukan sortir dan pelipatan kerusakan awalnya ada 58 ribu dan meningkat sampai bersih dipengesetan kurang lebih di angka 191 ribu," paparnya.
Lanjut Ilham, dijanjikan oleh pihak percetakan kepada KPU RI saat mengadakan Rakor bahwa tanggal 5 April sudah terpenuhi, namun kenyataannya tidak demikian, "ternyata (surat suara) baru sampai pada tanggal 13 April, sementara teman-teman di lapangan sudah men-set kekurangan itu di kotak suara," ujarnya.
"Tinggal menambahi kekurangan, bukan membela diri, teman-teman sudah bekerja luar biasa dari pagi sampai malam, Pekanbaru itu ada 2.448 TPS, kita bisa bayangkan, 13 April baru datang, dengan kondisi yang mepet sekali ini kemungkinan miss komunikasi pasti ada," tambah Ilham lagi.
Sebelumnya, dilaporkan sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Pekanbaru mengalami kekurangan kertas suara, di antaranya adalah TPS 26,44,45,46,47, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.
Hal yang sama juga terjadi pada TPS yang tersebar di sepanjang Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan dan sejumlah TPS lainnya. (RB/Dwi)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…