RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Memasuki Ramadan dan jelang Idul Fitri tahun 2019, harga sejumlah bahan kebutuhan pangan melambung tinggi terutama bawang putih yang harganya melebihi 'langit ke 3' atau naik 3 kali lipat.
Harga bawang putih tengah melambung tinggi, bahkan di beberapa tempat telah menyentuh angka Rp 100.000 per kilogram (kg). Lantas, berapa sih harga bawang putih sebelumnya?
Berdasarkan catata detikFinance, normalnya harga bawang putih di tingkat pedagang dijual kisaran Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kilogram (kg).
Misalnya saja, menurut salah satu pedagang, Kohar di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur beberapa waktu lalu mengatakan harga bawang putih telah meningkat hingga Rp 45.000 dari sebelumnya Rp 30.000 per kg.
"Sejak bulan satu itu mulai naik. Bertahap, nggak langsung Rp 45.000 seperti sekarang," kata dia di lapaknya, Kamis (11/4/2019).
Adapun, melambungnya harga komoditas saat ini terjadi hingga dua kali lipat. Peningkatan ini telah terjadi sejak awal tahun 2019 dikarenakan tidak adanya pasokan impor yang masuk.
Selama ini, kebutuhan bawang putih memang dipenuhi melalui impor. Sebab, pemerintah sendiri baru melakukan penanaman bawang putih di tahun 2017.
Hanya saja, hasil tanam bawang putih tersebut digunakan untuk dikembangkan menjadi benih. Alhasil, hingga saat ini produksi bawang putih dalam negeri belum bisa digunakan.
Sebagai informasi, berdasarkan data Info Pangan, saat ini harga bawang putih di Jakarta rata-rata sebesar Rp 64.000 per kg. Sedangkan kenaikan paling tinggi terjadi di Pasar Anyer Bahari, yakni mencapai Rp 94.000 per kg.
Sumber detikcom


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…