Siapa Eddy OS Hiariej? Ini Sosok Saksi Memukau di MK

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Sidang lanjutan gugatan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta menghadirkan para saksi dari Capres 01, salah satu yang memukau adalah ahli Eddy OS Hiariej.

Siapa Eddy OS Hiariej?

Menyadur dari hukunonmine.com berikut profilnya:

Eddy OS Hiariej sudah hampir 10 tahun mondar-mandir di pengadilan untuk berbicara sebagai ahli.

Pemilik nama lengkap Edward Omar Sharif Hiariej ini pernah menjadi saksi meringankan dalam pemeriksaan Denny Indrayana, mantan wakil Menteri Hukum dan HAM RI.

Eddy merupakan Guru Besar Hukum Pidana pada Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), Yogyakarta.

Dia meraih gelar tertinggi di bidang akademis tersebut dalam usia yang terbilang masih muda.

Sebagai perbandingan, bila Hikmahanto Juwana mendapat gelar profesor termuda dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) di usia 38 tahun.

Eddy mendapatkan gelar profesornya di usia 37 tahun dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Saat SK guru besar saya turun, 1 September 2010, saya berusia 37 tahun. Waktu mengusulkan umur 36," tutur pria kelahiran 10 April 1973 ini.

Mendapat kesempatan menemui Eddy di ruang kerjanya pada Sabtu pagi yang cerah di bulan Mei lalu, Eddy bercerita kepada hukumonline.

Gelar profesor dapat ia raih di usia muda tak lepas dari pencapaiannya menyelesaikan kuliah program doktoral yang ditempuhnya dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan kebanyakan mahasiswa lain.

"Orang biasanya begitu sekolah doktor baru mulai riset, saya tidak. Saya sudah mengumpulkan bahan itu sejak saya short course di Prancis. 2001 saya sempat di Prancis 3 bulan."

"Di Strasbourg. Jadi saya katakan kepada pembimbing saya, Prof. Sugeng Istanto, 'Prof, saya sudah punya bahan untuk disertasi'," ujar Eddy.

Setelah mendapat persetujuan menulis, Eddy yang pernah menjadi Asisten Wakil Rektor Kemahasiswaan UGM periode 2002 – 2007, menyelesaikan draft disertasi pertamanya pada Maret 2008.

Disertasi Eddy membahas soal penyimpangan asas legalitas dalam pelanggaran berat Hak Asasi Manusia (HAM).

Kurang dari setahun, Eddy pun siap menghadapi ujian terbuka dengan promotor Prof. Marsudi Triatmodjo – sebab Prof. Sugeng sudah meninggal terlebih dulu – dan co-promotor Prof. Harkristuti Harkrisnowo.

"Jadi saya terdaftar sebagai mahasiswa doktor itu 7 Februari 2007, saya dinyatakan sebagai doktor 27 Februari 2009," kenang Eddy.

"2 tahun 20 hari. Dan memang Alhamdulillah rekor itu belum terpatahkan," imbuhnya.

Pernah Gagal Masuk Fakultas Hukum

Keinginan dan ketertarikannya akan dunia hukum disampaikan Eddy sudah dimilikinya sejak lama, walaupun ia mengaku tak ingat sejak kapan.

Almarhum ayahnya pun pernah menyampaikan kepada Eddy, "kalau saya lihat karakteristikmu, cara kamu berbicara, kamu itu cocoknya jadi jaksa," ucap Eddy menirukan sang ayah.

Meski jadi jaksa bukanlah amanah, tetapi di akhir hayatnya ayah Eddy kembali mengatakan agar Eddy kelak tak jadi pengacara bila benar ingin masuk fakultas hukum.

Pesan itu disampaikannya ayahnya saat itu Eddy masih duduk di bangku SMA.

"Mungkin dia tahu kalau saya jadi pengacara, nanti orang yang salah dan saya bela  bisa bebas."

"Itu juga mengapa dia bilang saya untuk jadi jaksa. Ya saya kaget juga waktu itu," ungkap pria berdarah Ambon ini.

Namun, jalan Eddy untuk bisa masuk FH UGM nyatanya tak semulus itu.

Di tahun 1992, begitu lulus SMA, Eddy tidak langsung lulus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN).

"Saya setahun itu gagal loh masuk Gadjah Mada itu. Jadi tahun 1992 saya tes UMPTN tidak masuk," ujarnya.

"Saya stres tuh enam bulan. (Karena) saya stres, saya liburan ke mana-mana aja udah."

"Terus enam bulan kemudian, mulai Desember, saya betul-betul intens belajar sampai UMPTN berikutnya. Baru lah kemudian saya lolos, masuk FH UGM," pungkas pemilik hobi olahraga tenis, renang, dan juga membaca ini.

Di semester lima, Prof. Maria Soemardjono – Dekan FH UGM kala itu – lah yang pertama kali mencetuskan agar Eddy menjadi dosen.

Hubungan Eddy dan Prof. Maria diakui Eddy memang sangat dekat sampai-sampai orang mengatakan kalau Eddy adalah anak keempat Prof. Maria.

Faktanya bagi Eddy, Prof. Maria memang merupakan pakar hukum yang menjadi panutannya.

"Dia ngomong apa saja bisa karena dia kan mempunyai background pendidikan yang memang berbeda-beda."

"Selain itu di usianya yang sudah 72 tahun dia masih saja menerbitkan buku dan masih melakukan penelitian di lapangan," ucap Eddy.

Satu ketika Prof. Maria mengatakan kepada Eddy, "kamu habis ini mau ke mana?" tiru Eddy.

Karena saat itu Eddy juga menjawab belum tahu akan ke mana, Prof. Maria menyarankan agar Eddy menjadi dosen di kampusnya tersebut.

Eddy sendiri berpengalaman menjadi pengajar di salah satu bimbingan belajar di Yogyakarta.

Pasca wisuda program sarjana yang digelar 19 November 1998, Eddy mengikuti tes penerimaan dosen. "6 Desember 1998 pengumuman dan saya diterima.

"Mulai 6 Desember itu saya sudah asisten sampai SK saya turun 1 Maret 1999," papar Eddy.

Eddy yang akhirnya lebih memilih menjadi dosen ketimbang jaksa mengatakan senang menjadi dosen karena ia dapat banyak berinteraksi dengan orang.

Ia juga senang karena mau tidak mau ia harus terus belajar dan belajar, dan ia juga senang bisa bebas dari aturan seragam layaknya jaksa.

"Yang keempat, katanya sih tujuh golongan yang masuk surga itu salah satunya adalah golongan yang selalu memberikan ilmunya kepada orang lain," ujar Eddy seraya tersenyum.

Sumber tribunnews/kompas

foto

Terkait

Foto

Biografi Syahril, Caleg PKS Terpilih Meninggal Dunia

RIAUBOOK.COM - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Wikayah Riau DR. H. Syahril, S.Pd, MM, Caleg PKS untuk DPRD Kota…

Foto

Pensiun Bertinju, Mike Tyson Sekarang Buka Ladang Ganja dan Memasarkannya

RIAUBOOK.COM, AS - Penggemar olahraga tinju tidak akan asing dengan legenda satu ini, dialah si leher beton Michael Gerard Tyson…

Foto

Digadang-gadangkan Calon Kuat Kapolri, Ini Jawaban Komjen Moechgiyarto

RIAUBOOK.COM - Sebelumnya pada Mei 2019 keluar telegram rahasia dari Mabes Polri tentang gerbong mutasi terbaru yang mengangkat sejumlah nama…

Foto

Surat Terakhir Ani Yudhoyono untuk Pepo

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Mantan Ibu Negara sekaligus istri mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono meninggal dunia pada Sabtu (1/6/2019),…

Foto

Inilah 3 Ibu Negara, Wafat Lebih Dulu Meninggalkan Soeharto, Habibie dan SBY

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Mantan Ibu Negara ke-6 Indonesia, Ani Yudhoyono, wafat setelah menjalankan perawatan di Singapura akibat kanker darah. Isteri dari Susuilo…

Foto

Sepak Terjang dan Sosok Kontrofersial Budi Gunawan, Kepala BIN yang Jadi Target Pembunuhan

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Siapa yang tidak kenal dengan Budi Gunawan, pria yang akrab dengan sebutan BG ini menjadi salah satu…

Foto

Siapa Luhut Hingga Diburu Pembunuh Bayaran? Berikut Profile Lengkap Pria yang Tumbuh di Riau Itu

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) menjadi salah satu dari 4 tokoh nasional yang menjadi target…

Foto

Ini Beberapa Hal Tentang Jenderal (Purn) Wiranto yang Tidak Banyak Diketahui, Dia Jadi Target Pembunuhan

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Jenderal (Purn) Wiranto memiliki jejak karir yang mentereng, namun ada…

Foto

Ini Dia Profile Gories Mere, Staf Khusus Bidang Intelijen Jokowi yang Selamat dari Target Pembunuhan, Pernah Tangkap Teroris Kakap

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Dibalik aksi demonstrasi dan kerusuhan pada 22 Mei lalu, terungkap fakta adanya penunggang gelap yang berencana membunuh…

Foto

Pria Ini Miliki Kekayaan Ribuan Triliun, Apa Saja yang Dia Belanjakan?

RIAUBOOK.COM - Menjadi kaya raya adalah dambaan banyak manusia, apa saja bisa dibeli dan semua keinginan terwujudkan dengan behitu mudah.…

Foto

Wajah Cerminan Jiwa, Mbak Tutut: Libatkan Tuhan dalam Perjalanan Hidup

RIAUBOOM.COM - Di usia 70 tahun yang tengah dijalaninya, bepergian jauh tentu sudah tak lagi terlalu menarik hati Siti Hardiyanti…

Foto

Getaran Hati Alfedri Saat Melihat Gadis Cantik Tetangga Pakciknya, Namanya Rasidah

RIAUBOOK.COM - Alfedri muda, seorang anak yang berkerja keras, yang tekun belajar, ia tidak menyangka bisa menjadi Bupati Siak, pertama…

Foto

Supirman Si Anak Kolong

JIKA mau menang, satukan barisan dan kuatkan tekad untuk berkarya, berjuang dan bekerja, demikian ungkapan tegas 'Si Anak Kolong'. …

Foto

Resmi Menikah, 'Cinta' Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Riau Ini Akhirnya untuk Nabilah

RIAUBOOK.COM - Maha suci Allah yang telah menciptakan makhluknya untuk berpasang-pasangan. Perkawinan antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami…

Foto

Almarhum Azis Zaenal Masih Sisakan Duka, Sekda: Dia Bangun Pondasi yang Kokoh

RIAUBOOK.COM - Meninggalnya almarhum Bupati Kampar Azis Zainal maasih menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat dan Aparatur Sipil Negera (ASN)…

Foto

Optimisme Ibu Bekerja di RAPP

RIAUBOOK.COM - Bekerja di antara laki-laki tidak membuat mereka canggung dan membatasi diri, hal tersebut tercermin dari perjuangan dua wanita…

Foto

Luhut Pulang Kampung Lagi

LUHUT Binsar Panjaitan atau LBP pernah luput dari Bumi Lancang Kuning, tapi perhatiannya untuk Riau begitu besar sekalipun dia telah…

Foto

Novrizon Burman, Wartawan Kontroversial Berjuang Demi Keterbukaan Informasi

RIAUBOOK.COM - Akhir-akhir ini Novrizon Burman menjadi perbincangan di sejumlah kalangan, namanya terkam di jejak digital sebagai pihak yang menuntut…

Foto

Supirman 'Milenial Ajaib'

RIAUBOOK.COM - "Karya, Juang, Kerja" merupakan frasa yang menjadi motto seorang politisi milenial dari Golongan Karya dengan etos kerja nyata.Dialah…

Foto

Peserta SKD CPNS Asal Riau Cetak Rekor, Raih Nilai Tertinggi

RIAUBOOK.COM - Seorang peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Riau atas nama Natasya Fitria…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan