RIAUBOOK.COM - Kasus yang menjerat seorang legislator Kampar, Riau, Syarifudin alias Arif bin Marlin (AS) tidak selayaknya dimunculkan lagi mengingat sudah tidak ada kerugian negara dalam perkara ini.
Demikian pernyataan Supriadi Bone, SH, C.L.A. dari Kantor Hukum Asep Ruhiat dan Partners, pengacara yang mendamping tersangka AS pada saat menjadi saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pencucian Danau Gema, Kabupaten Kampar.
"AS tidak selayaknya ditahan dan dijerat dalam kasus ini mengingat semua kerugian negara sudah dikembalikan oleh terdakwa sebelumnya," kata Bone lewat sambungan telepon di Pekanbaru, Sabtu (20/7/2019).
Sebelumnya pihak kuasa hukum keluarga AS, Akhirza mengatakan, dalam putusan untuk terdakwa sebelumnya sudah jelas disebutkan bahwa proyek itu sudah selesai dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagaimana mestinya.
Hanya saja ada persoalan adminsitrasi yang tidak dibolehkan, sehingga keuntungan dalam proyek tersebut sebesar Rp 300 juta dinyatakan sebagai kerugian negara.
"Namun hal inipun sudah dikembalikan seluruhnya oleh terdakwa Pera Siswandi dkk, sehingga tidak ada lagi kerugian negara," kata dia.
Menurut Akhirza, perkara ini sengaja dihembuskan kembali oleh orang-orang yang kental dengan nuansa politis, mengingat AS saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kampar.
Dia berharap penyidik kepolisian yang menangani perkara ini dapat melihat perkara ini dengan objektif bahwa perkara sudah selesai dan tidak ada lagi kerugian negara, sehingga dapat melakukan penghentian terhadap perkara ini.
Penangkapan
Sebelumnya aparat kepolisian menangkap AS di Jakarta dalam perkara sama.
"Tersangka atas nama Syarifudin alias Arif bin Marlin anggota DPRD Kampar. Dia kita tangkap di Jakarta yang selanjutnya kita bawa ke Mapolres," kata Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Fajri, Minggu (14/7/2019).
Fajri mengatakan dugaan korupsi ini terjadi pada proyek pekerjaan pencucian danau di Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.
Proyek ini dilaksanakan pada tahun anggaran 2012 lalu dengan anggaran di Dinas Bina Marga Pemkab Kampar sebesar Rp 890 juta.
(fzr)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…